Bersiaplah Para Pekerja,19 Industri Ini Paling Rawan Diambil Alih Oleh Robot

McKinsey menunjukkan bahwa analisis mereka berfokus pada tugas-tugas apa yang berpotensi diambil alih oleh teknologi saat ini.

Bersiaplah Para Pekerja,19 Industri Ini Paling Rawan Diambil Alih Oleh Robot
(Thinkstockphotos.com)
Ilustrasi robot yang menggantikan fungsi manusia. 

TRIBUN-BALI.COM - Kekhawatiran mengenai pengambil alihan pekerjaan-pekerjaan tertentu oleh robot adalah hal yang lumrah bagi para pekerja di abad 21.

Walau saat ini, belum semua pekerjaan di dunia telah diambil alih oleh robot.

Seperti dikutip dari lama Forum Ekonomi Dunia (WEF), Bridgewater Associates, sebuah yayasan yang didirikan oleh investor legendaris Ray Dalio baru saa merilis laporan mengenai perubahan hubungan antara tenaga kerja dengan permodalan di Amerika Serikat.

Salah satu hal yang disoroti dalam laporan tersebut adalah meningkatnya otomatisasi lintas industri.

Menurut mereka, semakin maraknya otomatisasi bakal meningkatkan laba perusahaan di tahun-tahun mendatang.

Hal itu karena robot dan perangkat lunak yang bekerja dengan lebih efisien berpotensi menggantikan tenaga kerja manusia yang lebih lambat dan rentan melakukan kesalahan.

Adapun data yang digunakan dalam laporan tersebut dikutip dari laporan yang dilakukan oleh McKinsey yang memrediksi jenis industri apa saja di AS yang paling rentan otomatisasi.

McKinsey mencatatkan, pekerjaan fisik pada lingkungan yang cenderung mudah diprediksi, seperti restoran cepat saji, atau pabrik dengan jalur perakitan, pemrosesan data dasar seperti melacak akuntansi pengganjian, bisa dengan mudah diotomatiasi menggunakan robot dan perangkat lunak yang saat ini sudah tersedia.

Adapun beberapa jenis pekerjaan lain seperti manajemen tenaga kerja, atau pekerjaan fisik yang lebih rumit, seperti membersihkan ruangan TK, bisa lebih sulit untuk digantikan dengan teknologi terkini.

McKinsey menunjukkan bahwa analisis mereka berfokus pada tugas-tugas apa yang berpotensi diambil alih oleh teknologi saat ini.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved