DLH Bangli Siagakan 48 Petugas Angkut Sampah Saat Galungan

Puluhan personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli tetap disiagakan saat hari raya Galungan.

DLH Bangli Siagakan 48 Petugas Angkut Sampah Saat Galungan
Tribun Bali/Fredey Mercury
Petugas pengangkut sampah DLH Bangli saat meakukan pelayanan di sekitar kota Bangli, Senin (22/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Puluhan personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli tetap disiagakan saat hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu (23/7/2019).

Upaya ini untuk menyikapi tumpukan sampah yang meningkat dibandingkan hari normal.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DLH, I Gusti Laksana, Senin (22/7/2019) membenarkan jika pihaknya telah menyiagakan petugas pemungut sampah, khususnya pada hari raya Galungan.

Ia menyebut, jumlah petugas yang disiagakan saat hari raya mencapai 48 orang.

“48 petugas itu dibagi menjadi empat orang dalam satu regu. Kami juga menyiagakan seluruh armada truk pengangkut sampah, berjumlah 12 unit. Jadi masing-masing regu difasilitasi satu unit,” ujarnya.

Terkait pelayanan pada hari raya ini, Gusti Laksana menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan para petugas pada hari Senin (22/7/2019).

Sedangkan mengenai peningkatan volume sampah pada hari raya, dikatakan peningkatannya mencapai 50 persen dalam satu hari.

“Kalau di hari normal, volume sampah hanya 30 hingga 40 kubik per hari. Sedangkan pada hari raya, diperkirakan mencapai 50 hingga 60 kubik per hari,” katanya.

Atas hal tersebut pula, lanjut Gusti Laksana, intensitas pelayanan pengangkutan sampah juga ditambah.

Dari semula pada hari normal pengangkutan sampah dilaksanakan dua kali sehari yakni pada pagi dan sore hari, saat hari raya menjadi tiga kali sehari.

“Tambahan pelayanan pada siang hari, dan mereka sudah mulai bekerja sebelum galungan. Volume sampah diperkirakan sudah mulai meningkat pada hari Selasa (23/7) hingga puncaknya pada hari Kamis (25/7),” bebernya.

Gusti Laksana juga tidak memungkiri bahwa ketersediaan sarana dan prasarana layanan pengangkutan sampah, saat ini dirasa belum mencukupi.

Beruntungnya, pada tahun 2019 ini, pihaknya mengaku akan mendapatkan dua unit truk pengangkut sampak baru. Termasuk dengan tenaga pengangkut sampah.

“Sudah disiapkan tenaganya. Total ada 8 tenaga baru yang bertugas mengangkut sampah, ditambah dua supir. Selain itu, pada tahun 2020 nanti kami akan mengusulkan pengadaan tong sampah. Ini sesuai dengan masukan dari masyarakat," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved