Keracunan Massal Tewaskan Satu Warga di Jembrana, Kadinkes: Penyebab tak Bisa Diungkap Semua

Dinkes Jembrana menyebut belum tentu barang-barang atau sampel yang diambil akan membawa hasil positif.

Keracunan Massal Tewaskan Satu Warga di Jembrana, Kadinkes: Penyebab tak Bisa Diungkap Semua
dokumentasi warga
Mendiang atlet futsal amatire wanita, Ni Putu Suardaniasih (35) saat memperkuat timnya di event Porcam. Ni Putu Suardaniasih meninggal dunia diduga akibat keracunan makanan. 

UPDATE Keracunan Massal di Jembrana, Kadinkes Ungkap Alasan Penyebab tak Bisa Diungkap

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa warga Mendoyo Dauh Tukad, beberapa waku lalu masih dalam penyelidikan Dinas Kesehatan Pemkab Jembrana dan Tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar Polda Bali.

Atas peristiwa itu, Dinkes Jembrana menyebut belum tentu barang-barang atau sampel yang diambil akan membawa hasil positif.

Singkat kata, belum tentu terbukti akan ditemukan apa penyebab pasti keracunan massal itu.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr Putu Suasta menyatakan, bahwa pihaknya sudah mengambil air minum matang, air mentah, usap rekal, dan bahan makanan sebagai sampel untuk dilakukan pemeriksaan.

Hanya saja, untuk hasil belum bisa dipastikannya beberapa waktu ke depan.

"Pasti ada (penyebabnya). Tapi belum tentu semua bisa diugkap. Karena melihat waktunya, dan bahan makanan yang sudah habis atau minimnya jumlah sampel," ucapnya, Selasa (23/7/2019).

Suasta menuturkan, selain bahan sampel yang kurang, faktor tempus (waktu) keracunannya yang telat, kemudian bahan makanan (nasi bungkus) itu sendiri sudah habis.

"Yang dulu saja yang masih sisa bahan makanan itu saja belum diungkap. Intinya orang keracunan kan banyak faktor. Bisa faktor makanan dan daya tahan tubuh mempengaruhi," imbuhnya.

Suasta menyebut, selain kasus keracunan massal di Porcam Kecamatan Mendoyo.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita menegaskan, bahwa pihaknya masih menunggu hasil tim labfor.

Saat ini, pihaknya belum mendapat laporan resmi dari Tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar. Karena itu, paling tidak hasil akan bisa keluar setelah Galungan.
"Kemungkinan setelah Galungan," ujarnya.

Seperti diketahui, musibah terjadi pada jalannya Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) 2019 Kecamatan Mendoyo di Lapangan Pergung.

Porcam yang digelar sejak (14/7/2019) lalu itu, berujung duka dengan 37 orang diduga mengalami keracunan makanan. Bahkan satu orang dari atlet futsal wanita, Ni Putu Suardaniasih (35), meninggal dunia. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved