Menanam Kebaikan Dan Menghias Keburukan Lewat Pemasangan Penjor Galungan

Pada saat penampahan Galungan, masyarakat Hindu, selain nampah (memotong hewan) yang umumnya babi, juga membuat penjor.

Menanam Kebaikan Dan Menghias Keburukan Lewat Pemasangan Penjor Galungan
Tribun Bali / Rizal Fanany
Sejumlah penjor berukuran besar terpasang di Kawasan Munggu,saat hari raya Galungan dan Kuningan, Rabu (30/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hari ini, Selasa (23/7/2019) adalah hari penampahan Galungan.

Pada saat penampahan Galungan, masyarakat Hindu, selain nampah (memotong hewan) yang umumnya babi, juga membuat penjor.

Penjor ini, dipasang saat penampahan Galungan atau sehari sebelum Hari Raya Galungan.

Akan tetapi, saat ini banyak orang yang memasang penjor sebelum penampahan dengan alasan kesibukan saat penampahan tidak sempat membuat penjor ataupun karena terbatasnya tenaga untuk membuat penjor ini.

Lalu apa sebenarnya makna, mengapa penjor dipasang saat penampahan Galungan?

Menurut Wakil Ketua PHDI Bali, Pinandita Ketut Pasek Swastika, penjor atau pering selonjor dibuat dengan satu batang bambu utuh yg masih ada tiga cabang.

"Itu dihias sedemikian rupa dengan keraras atau daun pisang kering, plawa, ada bun atau tumbuhan merambat, kolong-kolong yang terbuat dari janur berbentuk lingkaran, dilengkapi dengan pala bungkah, pala gantung, jaja gina, jaja uli, pisang, 2 butir kelapa dan buah," katanya saat dihubungi, Minggu (23/12/2018) sore.

Selain itu berisi juga kain (kasa) putih kuning, berhiaskan sampian penjor.

Penjor Galungan ini dipasang saat penampahan Galungan, dikarenakan saat penampahan umat Hindu niyasa kebaikan yang tertanam dalam diri dan keburukan 'dihias' agar menjadi kebaikan.

"Bambu yang lurus niyasa kebaikan dan bagian yang melengkung niyasa keburukan dihias dengan hal yang baik untuk menjadi kebaikan," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved