Badan Penyelesaian Sengketa Nasional Sepak Bola Indonesia Dibentuk, Begini Harapan PSSI

Sepak bola Indonesia kembali membuka lembaran baru dengan terbentuknya National Dispute Resolution Chamber (NDRC)

Badan Penyelesaian Sengketa Nasional Sepak Bola Indonesia Dibentuk, Begini Harapan PSSI
Media dan Digital PSSI
Sepak bola Indonesia kembali membuka lembaran baru dengan terbentuknya National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional. Pembentukan NDRC Indonesia diawali dengan acara seminar yang diselenggarakan PSSI dengan melibatkan FIFA, FIFPRO, APPI serta perwakilan klub liga 1 dan liga 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (23/7/2019) kemarin. Badan Penyelesaian Sengketa Nasional Sepak Bola Indonesia Dibentuk, Begini Harapan PSSI 

Badan Penyelesaian Sengketa Nasional Sepak Bola Indonesia Dibentuk, Begini Harapan PSSI

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Sepak bola Indonesia kembali membuka lembaran baru dengan terbentuknya National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional.

Pembentukan NDRC Indonesia diawali dengan acara seminar yang diselenggarakan PSSI dengan melibatkan FIFA, FIFPRO, APPI serta perwakilan klub liga 1 dan liga 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (23/7/2019) kemarin.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan, PSSI ditunjuk FIFA sebagai federasi pilot project dalam pengembangan NDRC (National Dispute Resolution Chamber/Badan Penyelesaian Sengketa Nasional), dimana nantinya akan menjadi tempat pengaduan, khususnya pemain di liga setempat.

“NDRC diharapkan dapat menjadi wadah penyelesaian masalah dan sengketa yang berhubungan dengan sepak bola,” harap Ratu Tisha, Rabu (24/7/2019).

Ia menambahkan, sebagai sebuah federasi PSSI punya rencana jangka panjang dalam hal pengembangan organisasi.

"Pada tahun 2045, saya berharap Indonesia bisa masuk hingga 10 besar ranking FIFA, selain itu juga saya ingin federasi kita memiliki catatan administrasi yang baik pula. Saya berharap adanya peningkatkan kualitas organisasi mulai dari level regional hingga nasional," imbuhnya.

Menurut Ratu Tisha, PSSI bukan siapa-siapa tanpa anggotanya.

"Bersama-sama saya ingin kita semua berbenah. Agar cita-cita tahun 2045 Indonesia bisa masuk 10 besar organisasi sepak bola terbaik di dunia dalam hal administrasi," ungkap Ratu Tisha.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved