Hari Raya Galungan, Harga Cabai di Bangli Turun Drastis

Tingginya harga cabai sejak beberapa pekan lalu, berangsur mengalami penurunan.

Hari Raya Galungan, Harga Cabai di Bangli Turun Drastis
Tribun Bali/M. Fredey Mercury
Eka dan istrinya pedagang cabai ketika ditemui di gudang penyimpanan barang miliknya, Rabu (24/7/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tingginya harga cabai sejak beberapa pekan lalu, berangsur mengalami penurunan.

Minimnya konsumen jelang hari raya Galungan, disinyalir menjadi asalan kuat penurunan harga ini.

Kepada Tribun Bali, pedagang cabai di Pasar Kidul, Eka mengatakan bahwa penurunan harga cabai dimulai pada H-1 Galungan.

Harga cabai rawit merah yang semula menyentuh Rp. 80 ribu per kilo, turun drastis menjadi Rp. 65 ribu per kilo.

"Senin itu harganya masih Rp. 80 ribu per kilo. Selasa pagi sudah hancur-hancuran," ujarnya Rabu (24/5).

Menurut Eka, penurunan harga cabai disebabkan oleh banyaknya pasokan ke Bali pada hari Senin.

Namun di hari Selasa, kondisi pasar justru sepi pembeli. Ini disebabkan masyarakat lebih awal mempersiapkan kebutuhan jelang hari raya Galungan.

Eka juga menyebut, pada saat penyajaan (Senin) kemarin, dirinya bisa menjual cabai hingga 500 kilogram dalam sehari.

"Penampahan sekarang itu tidak seperti dulu. Kalau dulu, besoknya Galungan, saat penampahan orang motong babi. Sekarang lain. Anggaplah Galungan hari Rabu, pada hari Senin sore orang-orang sudah mulai memasak," katanya.

Meski harga cabai rawit merah mengalami penurunan pada Selasa lalu, Eka mengatakan harga cabai pada hari Kamis (25/7) besok, belum bisa dipastikan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved