BNNP Bali Peragakan Layanan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat di Desa Pemogan

kegiatan rehabilitasi ke depannya dilaksanakan di masyarakat, oleh masyarakat itu sendiri melalui kegiatan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

BNNP Bali Peragakan Layanan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat di Desa Pemogan
BNNP Bali
BNNP Bali menggelar kegiatan peragaan RBM, di Jalan Pemogan no 153 Denpasar Selatan, Bali, Kamis (25/7/2019) pukul 14.00 Wita. BNNP Bali Peragakan Layanan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat di Desa Pemogan 

BNNP Bali Peragakan Layanan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat di Desa Pemogan

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Stigma di masyarakat sering kali membuat para penyalahguna narkoba sulit mengakses layanan rehabilitasi yang ada.

Hal inilah yang mendasari kegiatan rehabilitasi ke depannya dilaksanakan di masyarakat, oleh masyarakat itu sendiri melalui kegiatan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) dan agen pemulihan.

Layanan RBM dilaksanakan dalam bentuk memberikan layanan komunikasi informasi edukasi, layanan psiko-edukasi dan spiritual kepada masyarakat Desa Pemogan yang mengalami permasalahan atau kecanduan ringan terhadap narkoba secara suka rela.

Untuk itu BNNP Bali menggelar peragaan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) di Jalan Pemogan no 153 Denpasar Selatan, Bali, Kamis (25/7/2019) pukul 14.00 Wita.

Kegiatan ini dihadiri oleh Seluruh Kabag/Kabid, Kepala BNNK, tokoh masyarakat Pemogan, para petugas kesehatan, karang taruna, PKK, Babinsa, Babinkamtibmas dan masyarakat, juga Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Irjen Pol adhi Prawoto, didampingi Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Yunis Farida Oktoris Triana, serta Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa.

VIDEO! 2 Anjing Duel Hidup Mati demi Lindungi Bayi, Satu yang Bertahan Hidup Namun Buta

Mitos atau Fakta Makanan Bisa Picu Jerawat? Ini 10 Hal yang Perlu Kamu Tahu Seputar Jerawat

"Saya sangat senang hadir di sini bersama teman-teman semua, ini program sudah lama, tadinya rumah damping, sekarang namanya RBM, tadi diperagakan bagaimana seorang pecandu di lingkungan masyarakat. Saat ini jaringan narkoba kita tidak tahu, saya senang di sini sudah ada pemuda pemudi yang langsung terjun," ujar Sestama BNN RI, Irjen Pol adhi Prawoto.

Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa menambahkan, tujuan RBM yaitu mengidentifikasi masalah, memberikan edukasi, melakukan penjangkauan untuk mempermudah akses layanan, memberikan dukungan kesehatan dan sosial serta spiritual, melakukan rujukan ke layanan, melibatkan keluarga agar turut serta menjamin bahwa layanan rehabilitasi bisa terus berjalan.

Agen pemulihan bertugas menerima laporan dari masyarakat. Klien-klien yang telah menyelesaikan terapi agar tetap dimonitor untuk menjaga pemulihan.

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved