Miris Lihat Wisatawan Terpeleset & Basah, Warsita Berharap Dermaga Matahari Terbit Direalisasikan

Rencana pembangunan dermaga di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan rupanya menemui jalan buntu

Miris Lihat Wisatawan Terpeleset & Basah, Warsita Berharap Dermaga Matahari Terbit Direalisasikan
Tribun Bali/Noviana Windri
Penyeberangan Sanur menuju Nusa Penida tetap beroperasi, Rabu (12/6/2019) siang. Miris Lihat Wisatawan Terpeleset & Basah, Warsita Berharap Dermaga Matahari Terbit Direalisasikan 

Miris Lihat Wisatawan Terpeleset & Basah, Warsita Berharap Dermaga Matahari Terbit Direalisasikan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita Denpasar hari ini, rencana pembangunan dermaga di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar Selatan rupanya menemui jalan buntu.

Saat ini wisatawan harus jalan kaki ke tengah menuju kapal, tidak jarang banyak wisatawan yang harus jatuh dan basah-basahan menuju kapal.

Kepala Syahbandar Wilayah Kerja Sanur, Warsita mengatakan, realisasi pembangunan dermaga ini lantaran masih terhambat permasalahan yang sama sejak 2015 silam yakni pembebasan lahan.

''Nah sekarang apakah rencana itu masih dapat atensi atau gak, belum tahu. Tapi saya dengar sih sedang ada penyusunan rencana kembali dibarengkan dengan rencana bangun dermaga di Nusa Penida,'' ungkapnya dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (24/7/2019).

Urgensi dibangunnya dermaga di Pantai Matahari Terbit ini menurut Warsita sangat penting mengingat keselamatan dan kenyamanan wisatawan sendiri.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 25 Juli 2019: Taurus Jaga Kesehatan, Fokus Pada Dirimu Scorpio

Sapinya Mati dengan Perut Berlubang, Wayan Baru Sebut Ulah Manusia yang Sedang Belajar Ilmu Hitam

Terlebih, kunjungan wisata ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan terus mengalami peningkatan. 

Diperkirakan aktivitas pelayaran Sanur-Nusa Penida tiap harinya mencapai 2.000 pengunjung, baik lokal maupun internasional.

Selama ini, pengunjung harus rela berbasah ria untuk naik kapal atau jet boat yang bersandar agak jauh dari pantai.

''Selama ini ya pengunjung terima-terima saja karena udah kebiasaan. Tapi lama-lama kan kita petugas sendiri yang miris, lihat mereka ada yang terpeleset, basah-basah,'' tuturnya.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved