Seorang PNS Rutin Nyabu di Kantor Pemkab, Ngaku Pakai Narkoba Setelah Jam Ngantor

Pria yang juga seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Bangli ini mengaku kerap memakai narkoba di kamar mandi Pemkab Bangli setelah jam kantor

Seorang PNS Rutin Nyabu di Kantor Pemkab, Ngaku Pakai Narkoba Setelah Jam Ngantor
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Polisi saat menunjukkan barang bukti berupa struk transaksi narkoba, kartu ATM, dua paket narkoba hingga helm yang digunakam untuk menyimpan paket narkoba. Kamis (25/7/2019). Seorang PNS Rutin Nyabu di Kantor Pemkab, Ngaku Pakai Narkoba Setelah Jam Ngantor 

Seorang PNS Rutin Nyabu di Kantor Pemkab, Ngaku Pakai Narkoba Setelah Jam Ngantor 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Menjelang hari ulang tahunnya, I Nengah Muliartawan alias Sangut justru harus berurusan dengan hukum. Pria kelahiran 26 Juli 1980 asal Banjar Blungbang, Kelurahan Kawan, Bangli, itu diciduk polisi akibat kasus narkoba

Dengan tangan dan kaki terborgol rantai besi, kepala Sangut terus menunduk saat digiring ke ruang pertemuan Polres Bangli, Kamis (25/7/2019).

Menurut polisi, Sangut tak hanya menjadi pengedar, namun juga pecandu. Bahkan pria yang juga seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Bangli ini mengaku kerap memakai narkoba di kamar mandi Pemkab Bangli setelah jam kantor.

"Biasanya di kamar mandi. Sekitar jam enam (18.00 Wita)," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Bangli, AKP I Gede Sudiarna Putra menjelaskan, penangkapan Sangut bermula pada hari Senin (22/7/2019) ketika pihaknya sengaja melakukan penyanggongan di jalan Ir Soekarno wilayah Banjar Bunutin, Desa Bunutin, Bangli.

Penyanggongan yang dilakukan tim operasional (opsnal) ini karena pihaknya mendapatkan informasi bahwa Sangut kerap melakukan transaksi jual beli narkoba di seputaran Desa Bunutin. 

"Saat itu kami melakukan penyanggongan di depan warung Rent Car Ayu. Ternyata benar, sekitar pukul 19.00 Wita, orang yang bersangkutan melintas dengan mengendarai sepeda motor. Kami segera menyuruhnya untuk berhenti dan melakukan penggeledahan," ungkap AKP Sudiarna. 

Sebelum melakukan penggeledahan, lanjutnya, polisi memanggil Kepala Dusun Bunutin dan warga setempat untuk menyaksikan penggeledahan badan maupun barang.

Berdasarkan penggeledahan yang dilakukan, pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa dua paket narkoba jenis sabu-sabu. Kedua barang tersebut disimpan pada sela tali helm di bagian kiri dan kanan. 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved