Akseleran Gandeng Mandiri Tunas Finance Kejar Target Pembiayaan UKM

Akseleran optimistis mampu merealisasikan target pembiayaan kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di akhir tahun 2019 sebesar Rp1 triliun

Akseleran Gandeng Mandiri Tunas Finance Kejar Target Pembiayaan UKM
Senior Vice President Corporate Communication, Rimba Laut
Penandatanganan kerja sama Akseleran dan Mandiri Tunas Finance berlangsung di Graha Mandiri, Jakarta, Rabu (24/7/2019) lalu. Akseleran menjalin kerja sama dengan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) yang resmi menjadi institusi lender Akseleran. Akseleran Gandeng Mandiri Tunas Finance Kejar Target Pembiayaan UKM 

Akseleran Gandeng Mandiri Tunas Finance Kejar Target Pembiayaan UKM

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending Akseleran optimistis mampu merealisasikan target pembiayaan kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di akhir tahun 2019 sebesar Rp1 triliun.

Untuk mengejar target pembiayaan tersebut, salah satunya adalah Akseleran menjalin kerja sama dengan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) yang resmi menjadi institusi lender Akseleran.

Adapun penandatanganan kerja sama Akseleran dan Mandiri Tunas Finance berlangsung di Graha Mandiri, Jakarta, Rabu (24/7/2019) lalu.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Ivan Tambunan selaku CEO & Co-Founder Akseleran dan Armendra selaku Direktur Mandiri Tunas Finance.

“Akseleran bangga dapat bekerjasama dengan lembaga keuangan terdepan seperti Mandiri Tunas Finance. Dengan kehadiran Mandiri Tunas Finance menambah jumlah institusi lender kita yang tentunya akan mendukung penuh terealisasinya target pembiayaan Akseleran di akhir 2019 sebesar 1 triliun rupiah,” ujar Ivan dalam berita rilis yang Tribun Bali terima.

Menurut Ivan, Mandiri Tunas Finance menjadi institusi lender Akseleran dimulai dengan produk pembiayaan invoice financing yang hingga saat ini masih dominan di Akseleran dengan mencapai 80 persen dibandingkan produk pembiayaan lainnya.

“Kita harapkan kontribusi pembiayaan dari para institusi lender kita dapat mencapai hingga sebesar 30 persen di akhir tahun 2019, dan selebihnya berasal dari retail atau perorangan,” jelas Ivan.

Adapun hingga pertengahan Juli 2019, Ivan menjelaskan bahwa Akseleran sudah berhasil menyalurkan total pembiayaan secara kumulatif hampir sebesar Rp 600 miliar kepada lebih dari 1.000 pinjaman.

Sedangkan untuk jumlah pemberi dana pinjaman (lender) dari retail, terangnya, telah menambus lebih dari 100 ribu lender yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Setidaknya, dalam mencapai target tersebut, Ivan mengungkapkan telah mempersiapkan sejumlah strategi.

Tambahnya, Akseleran akan terus menambah jumlah lender dari sektor ritel dan akan bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan untuk menjadi lender melalui skema loan channeling.

“Dan kami terus menjangkau lebih banyak UKM untuk menerima pinjaman baik melalui skema partnership, supply chain, maupun direct sales. Seiring meningkatnya penyaluran pinjaman kami tetap menjaga kualitas aset dan menargetkan rasio NPL tetap di bawah 1 persen hingga akhir tahun 2019,” ungkap Ivan. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved