Pengasuh di Penitipan Anak Kaget, Bayi yang Dititipkan Ditemukan Tewas Dalam Ember Berisi Air

Salah satu pengasuh yang mengetahui insiden tersebut melihat bayi tersebut sedang dalam posisi tertunduk di ember.

Pengasuh di Penitipan Anak Kaget, Bayi yang Dititipkan Ditemukan Tewas Dalam Ember Berisi Air
istimewa
ilustrasi: Seorang bayi laki-laki ditemukan tewas di dalam ember di sebuah tempat penitipan anak. 

Pengasuh di Penitipan Anak Kaget Bayi Ditemukan Tewas Dalam Ember Berisi Air

TRIBUN-BALI.COM - Seorang bayi laki-laki ditemukan tewas di dalam ember di sebuah tempat penitipan anak.

Dikutip dari Astro Awani, insiden tersebut terjadi pada Rabu (24/7/2019), diduga karena lalai sehingga menyebabkan sang bayi meregang nyawa.

Kepala Kepolisian Distrik Shah Alam ACP Baharudin Mat Taib mengatakan bayi itu ditemukan oleh seorang anak yang sedang menyusui dalam ember kecil berisi air sekitar pukul 14.15 waktu setempat.

Ia menambahkan saat insiden tersebut empat perawat sedang bertugas memeberi susu anak-anak di penitipan.

Ditinggal Dokter dan Perawat Sesi Foto, Pasien Ini Kritis dan Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Siswa SMA Tipu Satu Keluarga, Hamili Mahasiswi Hingga Melahirkan, Saat Akan Dinikahkan Malah Absen

Saat Warga Berani Kritik Kepala Daerahnya Jangan Janji-janji Pak, Bupati: Maumu Apa?

Bercak Darah di Kosan dan Kisah Asmara Mahasiswi NTT yang Berakhir Pembunuhan Bayi Tak Berdosa

Mahasiswi Asal NTT Diamankan, Diduga Pembuang Bayi di Sudirman, Si Laki Belum Jelas Keberadaanya

Salah satu pengasuh yang mengetahui insiden tersebut melihat bayi tersebut sedang dalam posisi tertunduk di ember.

Kemudian perawat membawa anak tersebut ke klinik untuk dirawat.

Baharudin mengatakan bayi itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah (HTAR) Klang, Malaysia untuk pemeriksaan lebih lanjut tetapi kemudian dikonfirmasi telah meninggal pada jam 16.00 waktu setempat.

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan tak ditemukan pelecehan terhadap bayi tersebut.

Kini polisi tengah menyelidiki kasus tersebut dan pemilik penitipan telah ditangkap karena ternyata tak memiliki izin resmi.

(Tribun-Video.com/GPS)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved