Autoimun Berbagi Keceriaan dan Terus Berkarya

Tubuh mulai memproduksi antibodi yang akan menyerang dan merusak sel sehat dalam tubuh tersebut

Autoimun Berbagi Keceriaan dan Terus Berkarya
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Firda Athira Aziz pendiri Firda Athira Foindation (FAF), salah satu narsum talkshow kesehatan bertajuk Autoimun Berbagi Kebahagiaan (A Day Full of Happiness With Autoimmune Survivor), Sabtu (27/7/2019) di Lobby Lounge Sheraton Grand Gandaria City, Jakarta Selatan. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Dalam meningkatkan perhatian masyarakat di Indonesia terhadap penyakit autoimun, Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pariwisata RI, Firda Athira Foundation, Clerry Cleffy Institute dan Marisza Cardoba Foundation menyelenggarakan talkshow kesehatan bertajuk “Autoimun Berbagi Kebahagiaan (A Day Full of Happiness With Autoimmune Survivor)”.

Acara kesehatan ini dilaksanakan pada Sabtu (27/07/2019) bertempat di Lobby Lounge Sheraton Grand Gandaria City, Jakarta Selatan. Yang mana menghadirkan narasumber terpercaya di bidangnya. Di antaranya, DR, dr, Iris Rengganis, SPPD-KAI selaku pakar autoimun; dan dr Stevent Sumantri, SpPD, DAA, yang merupakan ahli penyakit dalam.

Selain itu, juga hadir Pendiri dan Direktur Clerry Cleffy Institute sekaligus Pendiri (Founder) Athira Foundation Dwi Prihandini S Psi MSi; dan Marizsa Cardoba seorang Autoimun Entrepreneur (wirausaha Autoimun) yang juga seorang penyintas Autoimun yang pernah mengalami silent disability selama 25 tahun.

Talkshow ini juga mengupas peran penting pemerintah terhadap survivor Autoimun oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Acara ini dipandu oleh dr Hernayati Hutabarat, SpKK (dokter spesialis kulit dan kelamin) serta disponsori oleh Gapet, Gapet Garden, Devine, Dapur Sehat Nyonya dan The Living Born.

Disampaikan Firda Athira Aziz, generasi millenial memiliki peran penting dalam memberi dukungan kepada teman-temannya yang menderita autoimun agar tetap memiliki semangat yang sama meraih masa depan.

"Dengan dukungan teman-teman penderita autoimun khususnya sesama anak muda akan punya daya juang lebih dan menganggap apa yang dideritanya bukan sebuah halangan untuk menggapai masa depannya dan meraih cita-citanya. Karena itu acara ini penting untuk terus disosialisasikan. Kami akan jalani ke 10 Kota di Indonesia, " tetang Firda Athira Aziz pendiri Firda Athira Foundation (FAF), Sabtu (27/7/2019) di Sheraton Gandaria City.

Dr Iris Rengganis mengatakan, bahwa pengetahuan masyarakat tentang Autoimun ini dinilai sangat penting. Karena perhatian masyarakat di Tanah Air terhadap penyakit Autoimun menurut pakar kesehatan masih tergolong. Hal itu disebabkan karena kurangnya edukasi tentang penyakit yang diakibatkan adanya gangguan sistem kekebalan tubuh (imun).

Penyakit Autoimun adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang sel-sel sehat dalam tubuh Anda sendiri. Penyakit ini berkembang saat sistem kekebalan tubuh salah dalam menilai sel sehat yang terdapat dalam tubuh dan malah menganggapnya sebagai zat asing.

Akibatnya, tubuh mulai memproduksi antibodi yang akan menyerang dan merusak sel sehat dalam tubuh tersebut. Penyakit autoimun umumnya lebih banyak menyerang wanita usia produktif, di mana faktor penyebabnya dapat berbeda antara satu penderita dengan yang lainnya.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved