Tips Sehat untuk Anda

Gula Merangsang Perasaan Bahagia, Alasan Kenapa Saat Stres Kita Ingin Makan Makanan Manis?

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk melihat hubungan antara stres dan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis

Gula Merangsang Perasaan Bahagia, Alasan Kenapa Saat Stres Kita Ingin Makan Makanan Manis?
Tribun Travel
Ilustrasi makanan dan minuman manis - Gula Merangsang Perasaan Bahagia, Alasan Kenapa Saat Stres Kita Ingin Makan Makanan Manis? 

Gula Merangsang Perasaan Bahagia, Alasan Kenapa Saat Stres Kita Ingin Makan Makanan Manis?

TRIBUN-BALI.COM - Gula Merangsang Perasaan Bahagia, Alasan Kenapa Saat Stres Kita Ingin Makan Makanan Manis?

 Stres dapat memengaruhi tubuh dengan berbagai cara. Mulai dari menurunkan mood, meningkatkan nafsu makan, bahkan membuat Anda ingin makan beragam makanan manis. Apa sebenarnya yang membuat Anda ingin makan manis saat stres?

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk melihat hubungan antara stres dan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis. Penelitian-penelitian tersebut menghasilkan teori sebagai berikut.

1. Asupan gula menurunkan hormon kortisol penyebab stres

Stres dipicu oleh pelepasan hormon kortisol dari hipoccampus yang terdapat pada otak.

Pelepasan kortisol memicu peningkatan denyut jantung, tekanan darah, gula darah, pernapasan, dan fungsi otot.

Mekanisme ini sebenarnya bermanfaat untuk meningkatkan kesigapan Anda saat berhadapan dengan situasi penuh tekanan.

Namun, jumlah kortisol yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan stres, rasa cemas, serta gejala depresi.

Keinginan makan manis saat stres diduga berkaitan dengan kortisol dalam tubuh.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved