Music Zone

Rilis Album Penuh Ketiga, Dialog Dini Hari Bicarakan Sensitivitas Sosial dalam 'Parahidup'

Trio folk Dialog Dini Hari (DDH) kembali dengan album baru berjudul "Parahidup" dan telah rilis versi digital 17 Juli 2019.

Rilis Album Penuh Ketiga, Dialog Dini Hari Bicarakan Sensitivitas Sosial dalam 'Parahidup'
Dialog Dini Hari
Trio folk Dialog Dini Hari (DDH) kembali dengan album baru berjudul "Parahidup" dan telah rilis versi digital 17 Juli 2019. 

"Kami cukup gembira, pencapaian band ini tentang bagaimana memberi inspirasi ke pendengar. Orientasinya selalu ke sana. Kalau sukses secara materi, itu bonus. Niatnya, kami ingin selalu memberikan yang terbaik pada pendengar, ini yang kami miliki sekarang," cetus Pohon Tua.

Dari sisi penulisan lagu, tidak ada tema khusus yang coba diusung oleh Dialog Dini Hari.

"Bisa dibilang masih sama kok, mental kami folk. Musik folk itu kan bicara tentang sensitivitas sosial. Kebiasaan manusia pada umumnya, kami tetap berbicara itu. Kami merekam kejadian manusia, alam dan permasalahannya yang membuat saya sebagai penulis lirik tidak pernah kehilangan ide. Masalah kita sebagai manusia itu banyak sekali," canda Pohon Tua.

Dalam album teranyar ini, Dialog Dini Hari bekerja sama dengan seniman asal Jakarta, Ruth Marbun dari sisi artistik.

Ruth Marbun lah yang menggarap seluruh artwork visual album "Parahidup". Sementara itu, video musik digarap oleh Esa Bani dan Kuncir Satya Viku, dan telah tayang di Youtube tanggal 1 Juli 2019 lalu. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved