Serba Serbi

Ulihan, Kembalinya Dewa dan Pitara ke Kahyangan, Ini Persembahannya

Salah satu rangkaian dari Hari Raya Galungan dan Kuningan yaitu Hari Ulihan. Ulihan ini dilaksanakan hari ini, Minggu (28/7/2019).

Ulihan, Kembalinya Dewa dan Pitara ke Kahyangan, Ini Persembahannya
Tribun Bali/I Putu Supartika
Ilustrasi persembahyangan. Tilem Pemujaan Kepada Siwa, Lakukan Yoga Saat Malam Hari 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu rangkaian dari Hari Raya Galungan dan Kuningan yaitu Hari Ulihan.

Ulihan ini dilaksanakan hari ini, Minggu (28/7/2019).

Dalam wewaran Ulihan ini jatuh pada Redite (Minggu) dengan pancawara Wage, wuku Kuningan atau enam hari sebelum Hari Raya Kuningan.

Pada hari ini umat Hindu melaksanakan persembahyangan kepada Sang Hyang Widhi dengan segala manifestasinya.

Dan saat Ulihan ini para dewata kembali ke singgasananya masing-masing dan umat mengucap syukur atas segala karunia-Nya.

Dalam buku Hari Raya Galungan yang ditulis Ni made Sri Arwati dikatakan bahwa Ulihan ini merupakan saat kembalinya para Dewata ke Kahyangan.

Sementara itu dalam Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu yang diterbitkan oleh Parisada Hindu Darma Pusat dikatakan bahwa Ulihan berarti oleh-oleh.

Pada Ulihan ini berarti kembalinya Dewa dan Pitara dengan disuguhkan oleh-oleh berupa rempah-rempah, urutan, beras, dan sebagainya.

Saat ini umat Hindu juga menghaturkan canang raka dan soda di kembulan untuk memohon keselamatan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved