11 Tahun Tak Dapat Perbaikan, Satu Kilometer Jalan di Kayupadi Bangli Rusak Parah

11 tahun tak dapat perbaikan, masyarakat bahkan harus sukarela mengumpulkan uang Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu untuk menambal jalan yang rusak.

11 Tahun Tak Dapat Perbaikan, Satu Kilometer Jalan di Kayupadi Bangli Rusak Parah
Istimewa
Kondisi jalan rusak di Dusun Kayupadi, Desa Songan, Kintamani, Bangli, Minggu (28/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Jalan di Dusun Kayupadi, Desa Songan, Kintamani menuju Desa Pinggan, Kintamani, Bangli, tak pernah tersentuh perbaikan sejak dibangun tahun 2008 lalu.

Padahal jalur ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat sekitar.

Kepala Dusun Kayupadi, I Komang Brata Adiyanto mengatakan, sejatinya kerusakan jalan telah terjadi sejak lima tahun lalu.

Meski status kewenangan merupakan jalan kabupaten, kerusakan diperbaiki secara swadaya agar layak untuk dilalui.

“Masyarakat sukarela mengumpulkan uang Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu untuk menambal jalan yang rusak. Namun seiring berjalannya waktu, warga tidak mampu lagi merawat jalan tersebut. Ini dikarenakan kerusakan jalan terus terjadi dengan kondisi yang semakin parah,” ungkapnya, Minggu (28/7/2019).

Selain rusak, Brata mengungkapkan kondisi jalan tersebut juga berdebu. Bahkan menurutnya, kerusakan di jalur tersebut hampir mencapai satu kilometer.

Sedangkan perbaikan terakhir, hanya mampu dilakukan pada bulan Februari lalu.

Sedangkan terkait perawatan rutin oleh pihak dinas, Brata mengatakan tidak pernah tersentuh sejak dibangun 11 tahun lalu.

Padahal akses jalur itu tergolong penting untuk kegiatan perekonomian hasil bumi, maupun pendidikan. Kondisi jalan yang rusak, juga menyebabkan warga terjatuh saat melintas.

“Kalau dihitung jumlah warga yang jatuh, kami di masyarakat sudah tidak bisa menghitung. Terakhir di bulan Juli ini, saya catat sudah 15 orang jatuh saat melintas. Jalur itu juga sudah tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat sejak bulan April lalu. Adapun yang melintas untuk naik menuju Desa Pinggan, paling tidak butuh 10 orang untuk mendorong,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved