Tips Sehat untuk Anda

Beberapa Jenis Kanker Darah dan Alternatif Pengobatannya Menurut Dr Lim Su Hong

Kanker darah merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja, yang memiliki beberapa jenis, yaitu leukimia, lymphoma dan multiple myeloma

Beberapa Jenis Kanker Darah dan Alternatif Pengobatannya Menurut Dr Lim Su Hong
Net
Ilustrasi - Beberapa Jenis Kanker Darah dan Alternatif Pengobatannya Menurut Dr Lim Su Hong 

Beberapa Jenis Kanker Darah dan Alternatif Pengobatannya Menurut Dr Lim Su Hong

Laporan Wartawan Tribun Bali, M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kanker darah merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja, menurut Dr Lim Su Hong ada beberapa jenis kanker darah, yaitu leukimia, lymphoma dan multiple myeloma.

"Yang pertama ialah leukimia, leukimia adalah sel darah putih yang berasal dari sumsum tulang belakang dan dapat mengakibatkan kematian jika dibiarkan tanpa perawatan," kata Dr Lim saat ditemui Tribun Bali di Hotel Neo, Denpasar, Bali, Minggu (28/7/2019).

"Yang selanjutnya lymphoma, lymphoma adalah penyakit dari sistem getah bening yang mencakup kelenjar getah bening yang tersebar di seluruh bagian tubuh manusia. Yang ketiga multiple myeloma adalah bentuk kanker lain dari plasma sel kanker yang tidak wajar yang berasal dari sumsum tulang belakang yang berakibat kepada imunitas tubuh," tambahnya.

Dr Lim Su Hong merupakan Konsultan Hematologis dari Gleneagles Hospital Penang, Malaysia. Ia sudah berpengalaman dalam menangani kanker, salah satunya adalah kanker darah.

Dr Lim Su Hong  dalam acara seminar kesehatan di Hotel Neo Denpasar, Jl Gatot Subroto Barat, Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali, Minggu (28/7/2019).
Dr Lim Su Hong dalam acara seminar kesehatan di Hotel Neo Denpasar, Jl Gatot Subroto Barat, Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali, Minggu (28/7/2019). (Tribun Bali/M Firdian Sani)

Menurutnya, ada beberapa alternatif pengobatan untuk menangani kanker darah, yaitu kemoterapi dan imunoterapi.

"Kemoterapi adalah obat pembunuh sel kanker. Ada dua macam, satu adalah infusi dan obat minum. Pengobatan tergantung kepada jenis penyakit," kata Dr Lim.

Namun pengobatan kemoterapi masih memiliki kelemahan, karena pengobatan ini terbukti memiliki efek samping.

Kemoterapi bisa menyerang sel yang sakit maupun sel yang sehat. Itu terlihat pada rambut yang merontok setelah kemoterapi.

"Tapi sekarang ada yang modern namanya imunoterapi. Ini untuk pengobatan yang sudah diperbaharui dari kemoterapi," ucapnya.

Perbedaannya dengan kemoterapi adalah imunoterapi akan menyerang sumber kanker saja, tidak menyerang sel-sel lain dalam tubuh. Sehingga meminimalisasi efek yang tidak menguntungkan bagi organ lain.

“Imunoterapi adalah suatu bentuk pengobatan kanker yang memberi manfaat sistem kekebalan tubuh manusia, dan sel-sel ini digunakan untuk melawan kanker. Imunoterapi dapat digunakan sendiri dalam pengobatan kanker atau dikombinasikan dengan kemoterapi yang merupakan perawatan utama dalam pengobatan kanker. Terapi tersebut memberikan minimal efek samping," jelasnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved