Inilah 10 Kasus Hubungan Sedarah yang Diungkap Polisi, Pelakunya dari Kakak hingga Kakek

Publik di Tanah Air digegerkan kisah seorang kakak yang menghamili adik kandungnya sendiri hingga memiliki dua anak

kolase TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI
ilustrasi 

“Jadi ada ketidakberdayaan dan dominasi di sini. Ibunya penurut karena merasa tergantung secara ekonomi. Dan biasanya perilaku inses ini terjadi lama karena dianggap ini adalah urusan pribadi. Jadi ada yang dominan dan yang tidak berdaya, ya anak-anak dan perempuan jadi korban. Serta ada juga unsur pembiaran,” jelasnya.

Perilaku sehari-hari di sebuah keluarga juga memicu inses seperti melihat anggota keluarganya yang telanjang, mandi dan tidur bersama, serta tidak ada pemahaman mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Mellia juga mengatakan hubungan seksual dianggap sebagai ungkapan kasih sayang sehingga hal tersebut dianggap boleh dilakukan orangtua pada anak atau saudara sekandung.

Dia mencontohkan kasus inses yang terjadi di Kabupaten Pringsewu, seorang anak gadis keterbelakangan mental dilecehkan oleh ayah kandung, kakak, dan adiknya sekaligus.

“Saat anak melihat ayahnya mencabuli saudara perempuannya, maka sang anak berpikir ah enggak apa-apa karena dianggap sebagai ungkapan kasih sayang,” jelasnya.

Mellia berharap agar masyarakat berperan aktif agar kasus inses bisa segera ditangani seperti segera melaporkan ke pihak desa atau polisi.

Selain itu, dia menegaskan harus ada pendampingan khusus untuk korban karena inses biasanya terjadi dalam waktu yang lama sehingga meninggalkan trauma serta berpengaruh buruk pada perkembangan anak.

“Apalagi beberapa kasus sampai ada yang hamil dan melahirkan. Jadi bukan hanya pelakunya yang ditangkap tapi juga korban harus mendapatkan pendampingan,” jelasnya.

Berikut 10 kasus inses atau hubungan sedarah yang terbongkar dan ditangani polisi sepanjang tahun 2019:

1. Ayah Kandung Cabuli Anak sampai Melahirkan di Garut

Halaman
1234
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved