Inilah Alasan Mengapa Teco Merasa Bali United Dirugikan

Karena hukuman kartu merah saat laga lawan Barito Putera telah dijalani saat absen lawan Persela Lamongan.

Inilah Alasan Mengapa Teco Merasa Bali United Dirugikan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Manajemen Bali United dinilai tak ada langkah serius saat menerima surat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait hukuman bek Bali United Willian Pacecho dan akumulasi kartu gelandang Bali United, Paulo Sergio.

Seharusnya, hukuman bagi Pacecho telah selesai jika sesuai regulasi.

Karena hukuman kartu merah saat laga lawan Barito Putera telah dijalani saat absen lawan Persela Lamongan.

Dan hukuman kartu kuning ketiga yang diterima saat laga lawan PSS Sleman, telah dijalani Pacecho saat laga Bali United menjamu Persib Bandung.

Namun, terbaru dalam surat yang dikirim Komdis PSSI, Pacecho harus absen lagi dalam laga Bali United menjamu PSM Makassar.

Bek asing asal Brasil tersebut dinilai indispliner oleh Komdis PSSI.

Sementara itu, Paulo Sergio yang akumulasi kartu kuning ketiga pun harus dipertanyakan.

Karena kartu kuning yang diterima pemain asal Portugal ini di luar logika.

“Saya hanya melakukan satu pelanggaran langsung satu kartu kuning. Ada pemain yang membuat pelanggaran keras berkali-kali tidak kartu kuning. Saya juga dilanggar berkali-kali,” kata Paulo Sergio kepada Tribun Bali, kemarin.

Sejumlah pihak berharap ada niat banding dari Bali United kepada Komdis PSSI.

Halaman
123
Penulis: Marianus Seran
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved