Komisi II DPR Temui Gubernur Bali, Ini Komentar yang Disampaikan

Gubernur Koster meminta dukungan dan kerjasama agar pembangunan terlaksana dengan lancar sesuai target.

Komisi II DPR Temui Gubernur Bali, Ini Komentar yang Disampaikan
Istimewa/Humas Pemprov Bali
Komisi II DPR RI mengunjungi Gubernur Bali di kantor Gubernur Bali di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Senin (29/7/2019). 

Komisi II DPR Temui Gubernur Bali, Ini Komentar yang Disampaikan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Komisi II DPR RI mengapresiasi berbagai program terobosan Gubernur Bali Wayan Koster yang mampu direalisasi dalam waktu begitu singkat dan cepat.

Meski demikian, Gubernur Koster tetap meminta dukungan dan kerjasama agar berbagai visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali mampu terlaksana dengan lancar sesuai target.

Hal ini terungkap dalam pertemuan kunjungan kerja Komisi II DPR RI dengam Gubernur Koster yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Senin (29/7/2019).

Acara itu dihadiri pula Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Kori, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Forkompinda Provinsi Bali, Mitra Kerja Komisi II DPR RI, serta jajaran OPD Pemprov Bali.

Mengawali penjelasannya, Gubernur Koster menjabarkan soal rencana perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bali.

Semula dari 49 OPD akan dirampingkan menjadi 40 disertai penambahan dua OPD baru, yakni Dinas Pemajuan Desa Adat serta Badan Riset dan Inovasi Daerah.

“Dinas Pemajuan Desa Adat kami pandang perlu karena adat dan budaya merupakan pilar pembangunan dan ekonomi Bali. Sehingga kami minta bantuan DPR RI, terutama komisi II untuk mengawal dan membantu agar rancangan kami disetujui Kemendagri. Karena bagaimanapun dinas yang berkaitan dengan desa adat belum ada di Bali,” terangnya.

Ditambahkannya, Dinas Pemajuan Desa Adat ini sebagai tindaklanjut dari lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat.

“Desa Adat dari dulu hadir untuk menjaga serta melestarikan adat dan budaya kami, sehingga butuh perlindungan hukum untuk menguatkan peranannya,” imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Kander Turnip
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved