Warga Keluhkan Pabrik di Dekat Puskemas dan Pemukiman Warga

Keberadaan pabrik sabut kelapa di Jalan Raya Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, dikeluhkan warga

Warga Keluhkan Pabrik di Dekat Puskemas dan Pemukiman Warga
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
KHAWATIR - Kondisi pabrik sabut kelapa dikeluhkan oleh warga Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu (28/7/2019). Warga Keluhkan Pabrik di Dekat Puskemas dan Pemukiman Warga 

Warga Keluhkan Pabrik di Dekat Puskemas dan Pemukiman Warga

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Keberadaan pabrik sabut kelapa di Jalan Raya Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, dikeluhkan warga.

Pabrik berdiri bersebelahan dengan puskesmas. Warga khawatir keberadaan pabrik menganggu aktivitas pelayanan kesehatan puskesmas.

Pabrik yang berada di sisi timur jalan raya Pengambengan ini kata warga sudah mulai menganggu.

Apalagi menimbulkan asap dan bau menyengat. Warga pun mempertanyakan, kenapa pabrik bisa berdiri tepat di samping puskesmas.

"Kami hawatirkan menganggu. Kok bisa ya, berdiri di samping puskesmas," ucap seorang warga yang enggan disebut namanya, Minggu (28/7/2019).

Pantauan di lokasi, pabrik tersebut dikelilingi tembok. Luasnya sekitar hampir satu hektare. Aktivitas pengolahan sabut kelapa dilakukan di belakang pabrik.

Sedangkan areal depan pabrik kosong dan hanya ditanami beberapa pepohonan. Selain puskesmas, juga berdiri rumah-rumah warga di dekat pabrik tersebut.

Tak sedikit warga yang terusik keberadaan pabrik itu. Dikhawatirkan debu serbuk serabut kelapa memicu masalah kesehatan.

"Selain itu kan pabrik ini berdekatan dengan pura yang merupakan tempat suci," kata warga tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved