3 Buruh Tersengat Listrik, Kanit Reskrim Denbar Tunggu Hasil Pemeriksaan Dokter
Dua orang yang berada di atas scaffolding memegang pipa besi yang panjangnya mencapai 6 meter.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Rizki Laelani
3 Buruh Tersengat Listrik, Kanit Reskrim Denbar Tunggu Hasil Pemeriksaan Dokter
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hendak mengerjakan proyek di Jalan Teuku Umar Barat, tiga buruh bangunan kritis setelah tersengat dan jatuh dari scaffolding, Selasa (30/7/2019).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA. Tiga pekerja proyek, Nur Kamid (32), Suradi (40), Muhamad Maskur (31) warga Grobogan, Jawa Tengah, harus mendapat penanganan medis.
"Kejadiannya pagi. Saat itu tiga orang korban sedang bekerja di proyek pembangunan ruko. Ada dua orang di atas naik scaffolding. Dan satu di bawah memegang scaffolding," ujar Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar), Iptu Aji Yoga Sekar.
Dua orang yang berada di atas scaffolding memegang pipa besi yang panjangnya mencapai 6 meter.
Saat itu juga, dua orang di atas menyentuh kabel listrik dan kemudian terjatuh, sedangkan korban yang berada di bawah scaffolding jatuh akibat tersetrum aliran listrik.
Sementara itu, dikatakan Iptu Aji Yoga Sekar korban saat ini mengalami perawatan di rumah sakit dan masih diselidiki lebih lanjut terkait hal itu.
"Korban kondisinya masih dirumah sakit (kritis). Untuk pekerjaan ini masih kita selidiki apakah ada dugaan tindak pidana atau tidak," tambahnya.
"kita masih dalami, mengingat korban belum bisa diambil keterangan dan kita masih menunggu keterangan dokter," tutupnya, Selasa (30/7/2019) sore. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-tersengat-listrik.jpg)