Alit Minta Made Mangku Pastika & Lihadnyana Dihadirkan di Sidang, Sebut sebagai Saksi Kunci

Mantan Ketua Kadin Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra (50), yang kini menjadi pesakitan berharap mantan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, dihadirkan

Alit Minta Made Mangku Pastika & Lihadnyana Dihadirkan di Sidang, Sebut sebagai Saksi Kunci
Tribun Bali/Putu Candra
Terdakwa AA Ngurah Alit Wiraputra (baju putih) dalam sidang lanjutan di pengadilan Negeri Denpasar, Senin (29/7/2010). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mantan Ketua Kadin Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra (50), yang kini menjadi pesakitan berharap mantan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, dihadirkan di persidangan.

Alit minta Pastika dipanggil terkait izin yang sudah dikeluarkannya dan telah diserahkan langsung Sutrisno Lukito Disastro yang berstatus sebagai Direktur Utama PT Bangun Segitiga Mas (BSM).

Demikian disampaikan terdakwa Alit usai menjalani sidang perkara dugaan penipuan dan penggelapan pengurusan izin pengembangan, pembangunan kawasan Pelabuhan Benoa dengan nilai investasi Rp 6 triliun di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (29/7).

"Yang paling tahu tentang masalah ini, atau yang menjadi saksi kunci yang perlu dihadirkan dalam sidang adalah, pertama mantan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika," ujarnya.

Alit pun memperlihatkan soft copy berita media di lokal di Bali.

Terungkap di Sidang Kasus Dugaan Penipuan Alit Wiraputra, Sutrisno Pernah Diajak Bertemu Pastika

Di pemberitaan disebutkan, Mangku Pastika dalam konferensi pers menyatakan izin prinsip telah dikeluarkan dan diserahkan ke Sutrisno Lukito Disastro.

Alit mengatakan, tanda terima penyerahan izin prinsip ada.

Selain itu, Alit juga berharap Ketut Lihadnyana yang saat itu menjabat sebagai Plt Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali hadir dipanggil sebagai saksi.

Alasannya, kata Alit, Lihadnyana yang menerima seluruh dokumen perizinan.

Saat ini Lihadnyana menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved