Besar PHR Badung yang Diterima Tidak Sesuai Harapan, Ini Kata DPRD Bangli

Justru pencairan PHR menjadi beban bagi APBD Bangli yang telah dirancang dengan proporsional.

Besar PHR Badung yang Diterima Tidak Sesuai Harapan, Ini Kata DPRD Bangli
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Suasana rapat kerja DPRD Bangli dengan Bupati Bangli, di kantor DPRD Bangli, Bali, Selasa (30/7/2019). 

Besar PHR Badung yang Diterima Tidak Sesuai Harapan, Ini Kata DPRD Bangli

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - DPRD Bangli menggelar rapat kerja dengan Bupati Bangli dan Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli, Bali, Selasa (30/7/2019).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ngakan Made Kuta Parwata membahas tentang keuangan daerah.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pajak Hotel Restoran (PHR) Kabupaten Badung yang diterima Kabupaten Bangli, tidak sesuai dengan jumlah yang dijanjikan.

Disamping itu, mekanisme pencairan PHR ke Kabupaten Bangli, juga disinyalir merecoki struktur APBD Kabupaten Bangli.

Menurut anggota DPRD Bangli I Nengah Darsana apa yang selama ini menjadi jargon bahwa pencairan PHR CGT alias cenik gae to, nyatanya tidak semudah yang disebutkan.

Justru pencairan PHR menjadi beban bagi APBD Bangli yang telah dirancang dengan proporsional.

Pihaknya mencontohkan pada 2018. dalam APBD telah dirancang sejumlah kegaitan dengan sumber anggaran PHR berjumlah Rp 50 miliar.

Disamping itu, pihaknya juga dijanjikan mendapat tambahan Rp 30 miliar.

Namun nyatanya tambahan Rp 30 miliar tersebut tidak cair, dan justru membebani rencana awal yang telah diplot sebesar Rp 50 miliar.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved