Ini Tanggung Jawab Baru Liliyana Natsir Setelah Pensiun dari Lapangan Bulutangkis

Ratusan calon penghuni Asrama PB Djarum yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13

Ini Tanggung Jawab Baru Liliyana Natsir Setelah Pensiun dari Lapangan Bulutangkis
Instagram/natsirliliyana via Grid.ID
Liliyana Natsir. 

Ini Tanggung Jawab Baru Liliyana Natsir Setelah Pensiun dari Lapangan Bulutangkis

TRIBUN-BALI.COM BANDUNG– Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 masih terus bergulir.

Ratusan calon penghuni Asrama PB Djarum yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), kembali mendatangi GOR KONI, Bandung, Senin (29/7) pagi, guna melanjutkan perjuangan mereka melalui Tahap Turnamen.

Setibanya di tempat yang dituju, para pebulutangkis belia ini tak mau menghabiskan waktu.

Melakukan pemanasan, mengayun raket, bahkan beberapa di antara mereka yang sudah sparring di berbagai sudut ruang GOR.

Tepat pukul 08:00 WIB Tahap Turnamen pun dimulai dengan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat yang terdiri yang terdiri dari para legenda bulutangkis Indonesia dan tim pelatih PB Djarum.

Diketuai oleh Christian Hadinata, Tim Pencari Bakat terus melakukan pemantauan terhadap 224 atlet muda yang bertarung di tahap ini, setelah sehari sebelumnya melakukan proses penjaringan bibit-bibit pebulutangkis melalui Tahap Screening.

Selain Christian, tim ini juga diisi Fung Permadi, Lius Pongoh, Denny Kantono, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Hastomo Arbi, Liliyana Natsir, Engga Setiawan, Bandar Sigit Pamungkas, Sulaiman, dan Nimas Rani.

Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menyumbangkan emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Rio 2016 dengan mengalahkan pasangan Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh di partai final dua set langsung, di Rio de Janeiro, Brazil, Rabu (17/8/2016).
Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir menyumbangkan emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Rio 2016 dengan mengalahkan pasangan Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh di partai final dua set langsung, di Rio de Janeiro, Brazil, Rabu (17/8/2016). (ANTARA/Teguh Handoko)

Pada Tahap Turnamen, para peserta bertanding sebanyak dua kali sesuai kategori umur dengan sistem full games (poin 21 atau sampai dengan selesai). Seusai pertandingan setiap hari diumumkan para peserta yang lolos ke babak berikutnya.

"Sejak Tahap Screening saya sudah melihat cukup banyak yang terseleksi dan layak masuk ke Tahap Turnamen hari ini. Bagi kami tidak masalah banyaknya peserta yang lolos ke Tahap Turnamen, karena selagi mereka bertalenta dan layak ke Tahap Turnamen, kenapa nggak?" jelas Christian.

Halaman
123
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved