Mutasi Sekda Karangasem Bikin Kondisi Kurang Kondusif, Begini Kata Gubernur Koster

Koster menilai mutasi tersebut memang tidak mengganggu jalannya pemerintahan, namun cukup menyebabkan kondisi yang kurang kondusif

Mutasi Sekda Karangasem Bikin Kondisi Kurang Kondusif, Begini Kata Gubernur Koster
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Gubernur Bali, Wayan Koster. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polemik mutasi yang dilakukan oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi menjadi Staf Ahli Bupati mendapat tanggapan dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Koster menilai hal tersebut memang tidak mengganggu jalannya pemerintahan, namun cukup menyebabkan kondisi yang kurang kondusif.

Maka dari itu, ia telah meminta kepada Sekda Bali untuk ikut merespon dan membantu Karangasem menyelesaikan polemik itu.

“Masalah mutasi Sekda Karangasem, saya sudah serahkan pada Pak Sekda untuk merespon sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sistem yang sudah dijalankan supaya betul-betul jangan sampai mengganggu kinerja pemerintahan daerah di Kabupaten Karangasem,” kata Koster saat ditemui di Hotel Inna Bali Veteran, Denpasar, Selasa (30/7/2019). 

Menurutnya memang ada kewenangan Bupati yang diatur dalam mutasi pejabat di Pemkab Karangasem, tetapi tentu saja pelaksanaannya harus lebih berhati-hati karena saat ini di Karangasem sedang berlangsung pembahasan APBD perubahan. 

“Jangan sampai perubahan dalam jabatan itu menyebabkan terganggunya dalam menjalankan agenda pembangunan itu,” ujarnya

Saat ditanya apakah dirinya sudah ada menghubungi Bupati Karangasem, ia pun menyatakan belum, dan Bupatinya juga belum ada melapor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan jika dilihat dari sisi kewenangan, mutasi Sekda memang menjadi kewenangan Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Beliau menggunakan kewenangannya itu. Kita menghargai kewenangan Bupati,” kata Dewa Indra.

Persoalannya adalah ketika kewenangan itu digunakan, selanjutnya ada pihak yang merasa penggunaan kewenangan itu belum pas dari sisi regulasi.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved