Rp 250 Juta Hanya untuk Kunci Digital, Masuk Ruang Dewan Badung Harus Pakai PIN

Dengan diterapkan sistem kunci digital, otomatis masyarakat tidak bisa lagi setiap saat mengakses area wakil rakyat terpilih.

Rp 250 Juta Hanya untuk Kunci Digital, Masuk Ruang Dewan Badung Harus Pakai PIN
Tribun Bali/Agus Aryanta
Kondisi lobi Gedung DPRD Badung yang nantinya akan dipasangi pintu dengan sistem kunci digital, Senin (29/7/2019).Pemasangan sistem kunci digital ini menghabiskan biaya hingga Rp 250 juta. 

“Kami kurang tahu masalah anggaran itu karena yang mengerjakan adalah PUPR Badung. Bukan kami yang mengerjakan secara langsung,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung, IGA Ngurah Arinda Trisnawati membenarkan saat ditanya prihal pengadaan kunci digital itu.

Pihaknya pun mengakui bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh PUPR Badung.

“Iya dari kami yang melaksanakan pengerjaannya. Rencananya akan rampung pada tanggal 4 Agustus 2019 mendatang,” ujar Arinda,

Ditanya mengenai anggaran, pihaknya mengungkapkan nilai proyek pass pintu di lobi DPRD Badung awalnya dirancang Rp 3.410.914.533.

Hanya saja, anggaran tersebut terkena rasionalisasi hingga menjadi Rp 250.000.000.

“Ini merupakan permintaan dewan. Awalnya dirancang Rp 3,4 miliar lebih, namun kena rasionalisasi menjadi Rp 250.000.000,” ujarnya.

Terkait sistem kerja pintu kaca tersebut, kata IGA Arinda, mengunakan Personal Identification Number (PIN) dan kartu. 

“Pintu ini dari kaca yang dapat dibuka dengan PIN dan kartu untuk akses masuknya, sedangkan untuk keluar menggunakan sensor,” jelasnya.

Penataan Interior Kena Rasionalisasi
Kadis PUPR Kabupaten Badung, IB Surya Suamba menambahkan sebenarnya lantai satu gedung DPRD tersebut rencananya akan ditata ulang.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved