Wagub Bali Minta Paskibraka Jadi Teladan di Masyarakat

Cok Ace berharap agar para peserta dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan sebaik-baiknya.

Wagub Bali Minta Paskibraka Jadi Teladan di Masyarakat
Istimewa/Humas Pemprov Bali
Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menjadi inspektur upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2019, di Hotel Oranije Denpasar, Bali, Selasa (30/7/2019). 

Wagub Bali Minta Paskibraka Jadi Teladan di Masyarakat

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menjadi inspektur upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2019, di Hotel Oranije Denpasar, Bali, Selasa (30/7/2019).

Dalam arahannya di depan 30 peserta Paskibraka, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi dari para peserta yang telah berhasil terpilih mewakili kabupaten/kota ke tingkat Paskibraka Provinsi Bali dari proses seleksi yang ketat.

Sebagai putra/putri terbaik yang mewakili daerahnya masing masing, Wagub Cok Ace berharap agar para peserta dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan sebaik baiknya sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik dalam Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.

Wagub Cok Ace yang didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga I Made Rentin mengatakan, diklat ini merupakan ajang pembentukan karakter, watak, dan kedisiplinan dan kemampuan untuk menjadi pasukan pengibar bendera pusaka secara baik.

Dalam diklat ini tidak hanya terkait ketahanan fisik dan baris berbaris, namun juga mengenai persatuan kesatuan bangsa serta pembentukan karakter serta wawasan kebangsaan.

Untuk itu Wagub Cok Ace meminta agar ilmu yang didapatkan selama diklat dapat disebarluaskan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

“Seusai melaksanakan diklat, saya minta Paskibraka bisa menjadi teladan di masyarakat. Ilmu yang diperoleh agar bisa disebarluaskan, terutama kepada teman-teman sejawat sehingga akan tumbuh generasi penerus bangsa yang tangguh, disiplin, mandiri serta memiliki wawasan kebangsaan,“ imbuhnya.

Paskibraka Provinsi Bali merupakan hasil seleksi dari 9 kabupaten/kota se-Bali yang dilaksanakan pada 24 – 26 April 2019, dimana terdapat 32 peserta yang dinyatakan lolos, dimana 2 orang dikirim sebagai calon Pakibraka tingkat nasional dan 30 orang menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Bali.

Diklat Paskibraka Provinsi Bali dilaksanakan, 30 Juli–17 Agustus 2019 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.

Diklat ini sebagai upaya untuk mempersiapkan dan melatih para peserta calon Paskibraka Provinsi Bali yang nantinya akan bertugas menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati detik-detik Proklamasi RI ke-74 pada 17 Agustus 2019. (*)

Penulis: Kander Turnip
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved