Breaking News:

WNA Viral Jual Konten Pornografi di Bali, Lakukan Pelanggaran Overstay & Ditemukan Konten Menyimpang

Terrence Murrell (30) seorang WNA asal Inggris yang ramai diperbincangkan media sosial karena menjual konten foto pornografi

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Zaenal Arifin
Imigrasi Ngurah Rai merilis penangkapan WNA asal Inggris yang overstay dan diduga membuat konten pornografi di Bali.(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Terrence Murrell (30) seorang WNA asal Inggris yang ramai diperbincangkan media sosial karena menjual konten foto pornografi dan menjadi buronan di negaranya karena mengedarkan steroid ilegal dan kini berada di Bali.

Akhirnya harus berurusan dengan pihak berwajib baik dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dan Polresta Denpasar.

“Kita amankan WNA asal Inggris Terrence Murrell yang ramai di medsos pada hari Minggu 28 Juli 2019 sekira pukul 02.00 Wita dinihari di tempat menginapnya Jl. Mertanadi Kuta. Bersama kepolisian dari Polresta Denpasar kita lakukan penangkapan dan ditemukan sejumlah barang,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Amran Aris, Selasa (30/7/2019).

Amran menambahkan saat diminta menunjukkan dokumen Terry sapaan akrabnya dia di medsos itu enggan memperlihatkannya.

Namun akhirnya begitu dilakukan penggeledahan barang-barangnya selain paspor ditemukan juga barang-barang seperti alat hisap sabu (bong) bekas dipakai, steroid dan obat-obatan lain.

“Saat dicek paspornya dia telah melanggar keimigrasian yakni overstay 151 hari (hingga hari ini). Karena ditemukan barang-barang terlarang dan juga di dalam handphonenya banyak konten pornografi yang diperankan oleh dirinya sendiri kita limpahkan kasusnya ke Kepolisian,” ujarnya.

Dalam konten pornografi kurang lebih 20 konten di handphone Terry itu melakukan hubungan intim menyimpang. 

“Menurut saya kalau melihat dari isi konten pornografinya pelaku ya perilaku seksualnya sudah menyimpang. Melakukannya dengan binatang,” tambahnya.

Pihak Imigrasi akan melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian yakni overstay Terry setelah proses hukum dari Kepolisian selesai.

Mengenai statusnya Terry yang dari pemberitaan media di Negaranya merupakan seorang buronan, kenapa bisa masuk ke Indonesia khususnya Bali?

Amran Aris menyampaikan jika status WNA itu buron di Negaranya tetapi tidak menginformasikannya ke Interpol atau semacamnya secara otomatis di Keimigrasian tidak dimasukkan dalam daftar tangkal atau pencekalan.

Sebaliknya jika WNA itu dilaporkan ke interpol dan menginformasikannya tentu akan masuk ke dalam daftar cekal Imigrasi.

Terry selama press rilis digelar di aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai hanya tertunduk lesu didampingi petugas Imigrasi, dan kedua lengannya terlihat penuh dengan tato.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Denpasar, KompolI Wayan Arta Ariawan yang hadir dalam press rilis itu menyampaikan pihaknya sebelum melakukan penangkapan sudah melakukan pencarian terhadap keberadaan Terry.

“Sejak setelah viral di medsos serta pemberitaan asing dan Indonesia kita sudah melakukan koordinasi dengan Imigrasi. Yang menjadi poin pelanggaran pidananya di Reskrim terkait konten pornografi yang dibuatnya. Selain itu juga ditemukan bong sama steroid ilegal itu akan kita koordinasikan dengan Satresnarkoba,” ungkap Kompol Wayan Arta.

Pihak Satreskrim Polresta Denpasar akan melalukan penyelidikan dimana lokasi pembuatan kontennya, dengan siapa saja memerankannya, dan lainnya.

Selain itu menyebarluaskan konten itu melalui media apa dan tujuannya apa akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(*)

 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved