67 Koperasi "Sakit" di Jembrana, Tahun 2018 Lalu Tiga Koperasi Ditutup

Dalam peringatan Hari Koperasi ini, terungkap masih ada sekitar 67 koperasi di seluruh Jembrana yang masuk dalam kategori 'sakit'

67 Koperasi
Ilustrasi Koperasi - 67 Koperasi "Sakit" di Jembrana, Tahun 2018 Lalu Tiga Koperasi Ditutup 

67 Koperasi "Sakit" di Jembrana, Tahun 2018 Lalu Tiga Koperasi Ditutup

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Hari Koperasi ke-72 tahun 2019 jatuh pada Jumat (12/7/2019) lalu. Peringatan di Kabupaten Jembrana dipusatkan di Gedung Mendopo Kesari Negara, Selasa (30/7/2019), dengan mengambil tema “Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi 4.0”.

Dalam peringatan Hari Koperasi ini, terungkap masih ada sekitar 67 koperasi di seluruh Jembrana yang masuk dalam kategori 'sakit'.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Pemkab Jembrana, Komang Agus Adinata, mengatakan jumlah koperasi yang aktif hingga 2019 ini sekitar 206 koperasi.

Sedangkan, yang sedang sakit, sekitar 67 koperasi. Hal ini diketahui dari laporan yang diterima pihaknya hingga Juli 2019 ini.

"Ada sekitar 67 kalau gak salah yang memang sedang sakit," ucapnya, kemarin.

Faktor penyebab sakitnya koperasi di Jembrana, menurut dia, dikarenakan tidak melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) selama dua tahun.

Sehingga, ketika sebuah koperasi tidak melaksanakan RAT selama dua tahun, maka dinyatakan sakit. Dan tidak ada faktor lain, seperti faktor keuangan lainnya.

"Kalau sakit pasti karena anggota tidak mau bayar simpanan pokok atau simpanan wajib," jelasnya.

Dijelaskannya, upaya pemulihan atau pencarian anggota telah dilakukan sebagai bentuk mengembalikan keaktifan koperasi yang masih bisa aktif.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved