Alda Dikejar Sampai ke Makassar, Pelaku Pernah Empat Kali Ditahan

Penuturan Kapolsek Kuta Utara, residivis ini kembali diamankan karena melakukan pembobolan rumah.

Alda Dikejar Sampai ke Makassar, Pelaku Pernah Empat Kali Ditahan
Polsek Kuta Utara
Kapolsek Kuta Utara, AKP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya saat memperlihatkan barang bukti dan tersangka, di Polsek Kuta Utara, Selasa (30/7/2019) kemarin. Alda Dikejar Sampai ke Makassar, Pelaku Pernah Empat Kali Ditahan 

Alda Dikejar Sampai ke Makassar, Pelaku Pernah Empat Kali Ditahan

TRIBUN-BALI.COM, KUTA UTARA - Residivis pencuri Alda Indan (38) kembali diamankan Polsek Kuta Utara, Badung. Wanita asal Kampung Parang, Desa Barombong, Temalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan itu beraksi di rumah milik I Wayan Drestha (67), di Jalan Drupadi I No 21 Lingkungan Basangkasa, Seminyak, Kuta, Badung.

Kapolsek Kuta Utara, AKP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan residivis ini kembali diamankan karena melakukan pembobolan rumah.

Pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar TKP dan mengecek CCTV. Dari hasil penyelidikan pelaku mengarah kepada residivis pelaku pencurian dengan pemberatan yang pernah sebelumnya ditangkap tim opsnal Polsek Kuta Utara sebanyak 4 kali.

“Pelaku ini juga pernah divonis dengan kasus yang sama di PN Gianyar dan PN Denpasar,” ujarnya, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya dalam penangkapan pelaku, anggota opsnal yang dipimpin panit opsnal melakukan pengejaran terhadap pelaku ke Makassar, dan pada Jumat (19/7/2019), dengan bantuan Resmob Polda Makassar pelaku berhasil ditangkap di kota Makassar. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Kuta Utara untuk pengembangan kasus yang lainnya.

“Kami pengejaran sampai ke Makassar karena hasil penyelidikan ia kabur ke Makassar,” katanya.

AKP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan saat pelaku melihat rumah korban dalam keadaan kosong, pelaku kemudian memarkir kendaraan di dekat pagar rumah korban.

Selanjutnya masuk ke pekarangan rumah di mana pintu gerbang hanya tertutup, namun tidak dalam keadaan terkunci.

“Pelaku ini masuk ke kamar korban melalui jendela dengan cara mencungkil mengunakan obeng yang pelaku bawa. Setelah pelaku berhasil masuk kamar, pelaku mencungkil lemari pakaian yang ada di dalam kamar tersebut, dan kemudian pelaku mengambil kotak dan dompet yang di dalamnya berisi bermacam-macam perhiasan,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan saat beraksi di rumah milik I Wayan Drestha (67), pelaku sempat kepergok oleh petugas kepolisan.

“Anggota kami sudah membuntuti dari beberapa hari gerak-gerik pelaku. Namun saat itu pelaku berhasil meloloskan diri dan barang-barang hasil curiannya sempat kami amankan,” jelasnya.

Dari penangkapan pelaku, pihaknya mengaku berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah jam tangan, 14 cincin, gelang bayi, perhiasan bayi, anting yang semuanya berbahan emas.

Ia juga mengamankan motor yang dikendarai pelaku saat beraksi dan sebuah obeng.

“Pelaku kini masih kami amankan untuk dilakukan proses lebih lanjut. Kami masih perlu melakukan penyelidikan karena kami curiga ia punya teman yang diajaknya beraksi,” pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved