Balada Tukang Suun dan Pedagang Acung Anak-anak di Megahnya Pasar Badung Denpasar

Anak-anak menjadi pedagang acung maupun tukang suun, yang bertarung dengan kerasnya hidup untuk mendapat selembar uang

Balada Tukang Suun dan Pedagang Acung Anak-anak di Megahnya Pasar Badung Denpasar
Tribun Bali/I Putu Supartika
Tukang suun dan pedagang acung anak-anak di Pasar Badung, Rabu (31/7/2019). Balada Tukang Suun dan Pedagang Acung Anak-anak di Megahnya Pasar Badung Denpasar 

Balada Tukang Suun dan Pedagang Acung Anak-anak di Megahnya Pasar Badung Denpasar

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasar Badung di Kota Denpasar memang sangat megah.

Bahkan pasar ini merupakan pasar dengan arsitektur paling megah di Bali.

Dengan berbagai fasilitas yang lengkap seperti eskalator, lift walaupun sempat ngadat, dan di dalamnya berhiaskan aneka mural yang ciamik.

Bahkan parkirnya kini layaknya mal atau pusat perbelanjaan besar yang menggunakan parkir online.

Tak hanya itu, pasar ini juga dijadikan kawasan heritage Kota Denpasar dan menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Denpasar.

Namun di balik semua kemegahan itu tersimpan kisah pilu.

Anak-anak menjadi pedagang acung maupun tukang suun, yang bertarung dengan kerasnya hidup untuk mendapat selembar uang.

Seorang anak, sebut saja Budi (bukan nama sebenarnya), Rabu (31/7/2019), terlihat duduk di lantai I satu bersandar pada tembok sambil menghitung lembaran uang dua ribuan.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved