Baru Pelimpahan Tahap 2, Ini Alasan Polda Bali Mengapa Penahanan Sudikerta Makan Waktu Lama

Sudikerta menjalani pelimpahan tahap II terkait perkara dugaan terkait penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar.

Baru Pelimpahan Tahap 2, Ini Alasan Polda Bali Mengapa Penahanan Sudikerta Makan Waktu Lama
Tribun Bali / Putu Candra
Sudikerta didampingi tim kuasa hukumnya saat menjalani pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebelum dilakukan pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti), pihak penyidik Krimsus Polda Bali terlebih dahulu memeriksa kesehatan Mantan Wakil Gubernur, I Ketut Sudikerta.

Sudikerta menjalani pelimpahan tahap II terkait perkara dugaan terkait penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar.

Setelah dinyatakan kondisinya normal, Sudikerta terlebih dahulu dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Rabu (31/7/2019).

"Sebelum dilimpahkan, yang bersangkutan kami cek kesehatannya di RS Bhayangkara Polda Bali. Itu prosedur yang harus kami laksanakan," jelas Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Khusus Cyber Crime Polda Bali, AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci.

Lebih lanjut dikatakannya, pelimpahan tersangka Sudikerta beserta barang bukti dilakukan setelah jaksa menyatakan berkas lengkap.

"Berkas kan sudah lengkap oleh JPU, kami kirim tahap II. Admintrasinya di Kejati Bali. Untuk proses pengadilan dari pihak Kejari Denpasar," terang Suinaci.

"Terkait pasal yang disangkakan, ada TTPU, penggelapan, dan penipuan. Total kerugian hampir Rp 150 miliar," imbuhnya.

Ditanya mengenai proses penahanan sudikerta yang cukup lama dan baru dilimpahkan hari ini, Suinaci mengatakan, bahwa banyak hal yang harus diselesaikan.

"Banyak yang harus kami klarifikasi dan periksa. Kasus ini tidak sesederhana itu. Banyak melibatkan pihak-pihak yang harus kita konfirmasi, periksa, dijadikan saksi dan lainnya," tuturnya.

Kembali ditanya untuk dua tersangka lainnya, Suinaci menyatakan telah tahap P-19.

"Untuk tersangka I Wayan Wakil dan AA Ngurah Agung telah pemenuhan P-19. Tinggal tunggu berkas lengkap, kemudian kami kirim," tegasnya. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved