Bukan Ular Derik, Jenis Ular Mematikan Ini yang Menggigit Anggota Brimob di Papua Hingga Meninggal

Gigitan ular berbisa tersebut ternyata bukan dari jenis ular derik melainkan jenis ular death adder yang memiliki bisa racun mematikan.

Bukan Ular Derik, Jenis Ular Mematikan Ini yang Menggigit Anggota Brimob di Papua Hingga Meninggal
Wikipedia/Ist/Tribun Jabar
Bripka Desri Sahroni, meninggal dunia di Papua setelah digigit ular death adder. 

TRIBUN-BALI.COM, -- Akibat gigitan ular berbisa, anggota kepolisian Brigadir Kepala Desri Sahrondi yang tergabung dalam Satgas Amole di Papua meninggal dunia. 

Gigitan ular berbisa tersebut ternyata bukan dari jenis ular derik melainkan jenis ular death adder yang memiliki bisa racun mematikan.

Anggota satgas Amole yang bertugas di Papua, Brigadir Kepala Desri Sahrondi meninggal karena gigitan ular.

Diwartakan Antara News, Bripka Sahroni digigit ular pada Sabtu (27/7/2019) lalu dan meninggal dua hari kemudian, Senin (29/7/2019).

Kronologinya, Bripka Sahroni tengah menjaga teman-temannya yang sedang mandi di Kali Iwaka.

Korban digigit ular di tangan kanannya, lalu Bripka Sahroni menangkap ular dan memasukkannya ke botol air mineral.

Meski sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, nyawa Bripka Sahroni tak bisa tertolong.

Pakar toksinologi dan bisa ular Dr dr Tri Maharani, M.Si SP menceritakan, ular yang menggigit Bripka Sahroni bukanlah jenis derik, melainkan ular death adder dengan nama latin acantopis.

Tri mendapatkan laporan dari salah satu rekannya pada Sabtu (27/7/2019) malam.

Setelah diteliti, ular tersebut berjenis death adder dengan sifat neurotoksin yang hebat.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved