119.109 BPJS Kesehatan Gianyar Dinon Aktifkan, Pemkab Akan Tanggung Sendiri Kesehatan Warganya

Dengan berakhirnya kerjasama tersebut, semua peserta tersebut murni tidak lagi mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan.

119.109 BPJS Kesehatan Gianyar Dinon Aktifkan, Pemkab Akan Tanggung Sendiri Kesehatan Warganya
Istimewa
BPJS Kesehatan. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Sebanyak 119.109 orang peserta BPJS Kesehatan di Kapaten Gianyar telah dinonaktifkan oleh BPJS Kesehatan Bali Timur, Kamis (1/8/2019).

Para peserta tersebut merupakan, yang ditanggung menggunakan APBD Provinsi Bali dan APBD Gianyar, sesuai program Universal Health Corverage (UHC) Semesta Berencana.

Penonaktifan dilakukan, berdasarkan Surat Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, perihal pemutusan perjanjian kerjasama (PKS) kepesertaan PBI Sharing, yang dilayangkan ke pihak BPJS Kesehatan, Senin (22/7/2019).

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Sharing, di Kabupaten Gianyar sebanyak, 119.109 orang.

Tiap peserta ditanggungung Rp 23 ribu per bulan, atau Rp 2,7 miliar lebih per bulan.

Dengan berakhirnya kerjasama tersebut, semua peserta tersebut murni tidak lagi mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan.

Selain itu, selama ini Pemkab Gianyar masih memiliki utang ke BPJS Kesehatan Bali Timur sebesar Rp 8,2 miliar lebih.

Lantaran kerjasama antar kedua pihak telah berakhir, Pemkab Gianyar diberikan tenggang waktu melunasi utang tersebut 10 Agustus 2019.

Pihak BPJS Kesehatan telah berupaya keras agar Bupati Gianyar, Made Mahayastra tidak melakukan langkah tersebut.

Sebab bertentangan dengan pasal 6, UU RI nomer 23 tahun 2014, tentang kewajiban kepala daerah atau wakil kepala daerah menyukseskan program strategis nasional, dalam hal ini program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved