Kanwil Kemenag Bali Launching Video Klip Jaga Kebersamaan

Pemutaran perdana video klip tersebut menjadi salah satu rangkaian acara SPEAK di Kantor Kemenag Kabupaten Karangasem

Kanwil Kemenag Bali Launching Video Klip Jaga Kebersamaan
Tribun Bali/Kambali
LAUNCHING - Suasana pemutaran perdana dan launching video klip "Jaga Kebersamaan"di Kantor Kemenag Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (31/07/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali men-launching video klip "Jaga Kebersamaan", pada Rabu (31/07/2019). Pemutaran perdana video klip tersebut menjadi salah satu rangkaian acara SPEAK di Kantor Kemenag Kabupaten Karangasem. Video klip langsung dilaunching Kepala Kantor Wilayah Provinsi Bali, I Nyoman Lastra.

Lastra dalam sambutannya mengatakan, seperti yang diketahui bahwa “Menjaga Kebersamaan Umat” merupakan tagline Kementerian Agama pada Hari Amal Bakti Tahun 2019. Kalimat ini bagaikan sebuah kata kunci bagi Kementerian Agama untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama. Tidak hanya itu “Jaga Kebersamaan” juga menjadi salah satu bagian dari “Tiga Mantra” yang dicetuskan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin selain “Medorasi Beragama dan Integrasi Data”.

Dijelaskan, melihat betapa pentingnya kalimat tersebut, Sub Bagian Hukum dan KUB Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali berinisiatif menjadikannya tema dalam program Kampanye Kerukunan tahun 2019 melalui sebuah lagu video klip yang berjudul “Jaga Kebersamaan”.

Kepala Sub Bagian Hukum dan KUB, Haji Saefudin mengatakan, pembuatan video klip ini melalui proses panjang dan tidak mudah. Diawali dengan skenario dan alur cerita yang disuguhkan agar memiliki makna sesuai tujuan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Setelah mendapatkan ide pokok tentang “Jaga Kebersamaan” dilanjutkan dengan proses menciptakan lagunya "Jaga Kebersamaan".

Lagu tersebut merupakan hasil karya dari IB Krisna Kurniawan dan diarasemen IB Arijaya, IB Weda, dan I Gst Ngurah Indrajaya serta dinyanyikan para ASN di Sub Bagian Hukum dan KUB Kemenag Provinsi Bali.

Dijelaskan pula, pembuatan lagu sampai pada proses syuting video klip memerlukan waktu kurang lebih 4 bulan. Tujuan dari video klip ini, kata dia, menjadi sebuah jerih payah yang dilakukan Sub Bagian Hukum dan KUB dalam menjaga kerukunan umat beragama. Saefudin juga menambahkan, cerita dalam lagu ini mengisahkan tentang persahabatan beda agama yang terjalin sejak anak-anak.

"Persahabatan ini penuh makna, bagaimana kita mampu menjaga kebersamaan walaupun berbeda agama. Kami berharap agar melalui video klip ini mampu memberikan inspirasi dan menebarkan pesan-pesan kerukunan," kata dia. (*)

Penulis: Kambali
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved