Ketut Sudikerta dan Ketut Ismaya Masuk Lapas Kerobokan Hanya Beda Sehari, Begini Kondisi Keduanya

Ketut Sudikerta dan Ketut Ismaya Masuk Lapas Kerobokan Hanya Beda Sehari, Begini Kondisi Keduanya

Ketut Sudikerta dan Ketut Ismaya Masuk Lapas Kerobokan Hanya Beda Sehari, Begini Kondisi Keduanya
Istimewa
Ketut Sudikerta dan Ketut Ismaya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan, mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kerobokan.

Tersangka kasus dugaan pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar ditahan di lapas terbesar di Bali itu oleh jaksa selama 20 hari kedepan.

Di Lapas Kerobokan, Sudikerta ditempatkan di blok penampungan bersama 120an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lainnya.

Pembuang Bayi di Jalanan Bangli: Tak Hanya Berhubungan dengan Satu Wanita, Bayi Dicekik dan Dibekap

Demikian dikatakan Kepala Lapas (Kalapas) Klas IIA Kerobokan, Tonny Nainggolan.

"Sudikerta sementara ditempatkan di blok penampungan dulu bersama dengan sekitar 120 orang warga binaan. Dia ditempatkan di blok (wisma) Sanur," jelasnya saat dihubungi, Kamis (1/8/2019).

Dikatakan Tonny, Sudikerta tidak ditempatkan satu blok dengan tersangka I Ketut Putra Ismaya Jaya yang terjerat kasus narkotik.

Oknum PNS Ditangkap di Nusa Penida, Atas Izin Keluarga Rumahnya Diperiksa, Ini yang Ditemukan

Ismaya sendiri telah menjalani pelimpahan tahap II sehari sebelum Sudikerta dilimpahkan, dan ditahan di Lapas Kerobokan.

"Sudikerta tidak ditempatkan satu blok dengan Ismaya. Ismaya ditempatkan di penampungan blok narkoba, di blok Ubud," katanya.

"Ya memang beda blok, Ismaya kan kasus narkoba. Sedangkan Sudikerta kasus kriminal. Kriminal sama narkoba tidak dijadikan satu blok, karena jenis perkaranya berbeda," terang Tonny.

Nasib Malang Janda 38 Tahun, Tempati Tenda Darurat karena Diusir Keluarga Suami

Ditanya reaksi awal Sudikerta saat ditempatkan di blok tahanan Lapas Kerobokan.

Menurut Tonny, mantan Ketua DPD Golkar Bali ini terlihat biasa saja.

"Kemarin saat dia (Sudikerta) dibawa ke lapas, terlihat biasa-biasa aja. Bahkan tadi pagi, dia sempat jalan-jalan,"

Dua Geng Bentrok di Penjara, 16 Kepala Napi Dipenggal, Napi Gunakan Kepala Musuh untuk Bermain Bola

Tonny juga menegaskan, tidak ada perlakukan khusus bagi Sudikerta juga Ismaya.

Siapa pun dia ketika sudah masuk lapas akan mendapatkan perlakukan sama dengan penghuni lapas lainnya.

"Tidak ada perlakukan khusus untuk Sudikerta maupun Ismaya. Semua diperlakukan sama. Jadi tidak ada perlakukan khusus tahanan atau narapidana semua sama," tegasnya. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved