Sudikerta Ditahan di Lapas Kerobokan, Mantan Wagub Bungkam Saat Pelimpahan Tahap II

Mantan Wakil Gubernur Bali ini kemarin menjalani pelimpahan tahap II dari penyidik krimsus Polda Bali ke kejaksaan

Sudikerta Ditahan di Lapas Kerobokan, Mantan Wagub Bungkam Saat Pelimpahan Tahap II
Tribun Bali/Rizal Fanany
Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menjalani proses pelimpahan tahap ll di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Denpasar, Rabu (31/7/2019). Sudikerta Ditahan di Lapas Kerobokan, Mantan Wagub Bungkam Saat Pelimpahan Tahap II 

Disepakati kepemilikan saham atas PT tersebut sebesar 55 persen (Rp 149.971.250.000) untuk PT Marindo Investama milik Alim Markus. Sebesar 45 persen (Rp 122.703.750.000) untuk PT Pecatu Bangun Gemilang (Ida Ayu Ketut Sri Sumiatini dkk). Ini tertuang sesuai akta perjanjian No.37 tanggal 14 Desember 2013 yang dibuat di Notaris, Wimphry Suwignjo.

Kemudian tanggal 20 Desember 2013, di Notaris Ketut Neli Asih dilakukan pelepasan hak atas tanah SHM No.5048 seluas 38.650 m2 sesuai akta No.50 dan tanah SHM No.16249 seluas 3.300 m2 sesuai akta No.51 kepada Alim Markus.

Atas pelepasan hak atas dua bidang tanah tersebut, PT. Marindo Investama (Alim Markus) telah mentransfer uang Rp 149.971.250.000 ke rekening PT. Pecatu Bangun Gemilang.

Selanjutnya atas tanah SHM No.5048 seluas 38.650 m2 dimohonkan Hak Guna Bangunan (HGB). Sehingga terbit Sertifikat HGB (SHGB) No.5074 atas nama PT Marindo Gemilang. Sedangkan tanah SHM No.16249 seluas 3.300 m2 disepakati diserahkan kepada Pura sebagai tanah pengganti.

Namun PT Marindo Gemilang tidak dapat menguasai tanah SHGB No.5074. Mengingat SHM No.5048 seluas 38.560 m2 yang dilepas haknya tersebut oleh Anak Agung Ngurah Agung kepada Alim Markus adalah palsu.

Sementara SHM No.5048 seluas 38.650 m2 yang asli tetap berada di Notaris Sudjarni. Sedangkan untuk tanah SHM No.16249 seluas 3.300 m2 sebelumnya telah dijual kepada pihak ketiga.

Ajukan Penangguhan

Dalam proses pelimpahan tahap II ini, Sudikerta didampingi lima pengacara sekaligus. Jumlah pengacara Sudikerta ini kemungkinan masih akan bertambah.

Hal ini disampaikan salah satu anggota tim kuasa hukumnya, I Gede Astawa, setelah mendampingi Sudikerta menjalani pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, kemarin.

Kisah Dua Balita Ditelantarkan di Pinggir Jalan, Ester Terus Menangis dan Panggil Mama

Sarapan Bisa Membantumu Diet dan Menjaga Tubuh Tetap Ideal, lho! Begini Tips dan Caranya

"Pengacara yang mendampingi pelimpahan di kejaksaan ada lima orang. Akan bertambah lagi saat pelimpahan dari kejaksaan ke pengadilan," ungkapnya didampingi ketua tim kuasa hukum, I Nyoman Darmada.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved