Suwakejana Sehari Raup Rp 500 Ribu, Mengaku Lebih Sejahtera Dibanding Kerja di Pariwisata

Dewa Made Suwakejana mengaku lebih sejahtera dibanding pekerjaan lamanya di bidang kepariwisataan di Bali

Suwakejana Sehari Raup Rp 500 Ribu, Mengaku Lebih Sejahtera Dibanding Kerja di Pariwisata
Dewa Made Suwakejana
Mitra Go-Car Bali, Dewa Made Suwakejana berfoto selfie mengantar turis mancanegara saat ia mengoperasikan aplikasi Gojeknya. Profesi baru ini menjadi penggerak baru roda perekonomian suatu daerah. Suwakejana Sehari Raup Rp 500 Ribu, Mengaku Lebih Sejahtera Dibanding Kerja di Pariwisata 

Suwakejana Sehari Raup Rp 500 Ribu, Mengaku Lebih Sejahtera Dibanding Kerja di Pariwisata

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang mitra Go-Car di Denpasar, Dewa Made Suwakejana mengaku lebih sejahtera  dibanding pekerjaan lamanya di bidang kepariwisataan di Bali.

Menurutnya menjadi mitra Go-Jek lebih menjanjikan dibanding kerja di bidang pariwisata.

Penghasilan sebelumnya ia akui tidak tetap karena ia bekerja tanpa terikat perusahaan apapun.

''Dulu saya kerja di pariwisata, karena saya berdiri sendiri ya, jadi penghasilannya pasang surut. Job saya mulai sepi, lalu saya gabung dengan Go-Jek,'' akunya, Rabu (31/7/2019).

Dewa mengaku penghasilannya meningkat sejak bergabung menjadi mitra pengemudi Go-Car.

Dalam sehari, ia bisa menghasilkan uang sekurang-kurangnya Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu.

“Selama 1,5 tahun bergabung di Go-Car penghasilan saya cukup meningkat dan lebih dari cukup,” sebutnya.

Disampaikan Dewa, kehadiran Go-Jek di Bali sangat membantu, baik dari segi lapangan pekerjaan maupun pilihan alat transportasi.

Sebab menurut Dewa, angkutan umum di Bali mengalami penurunan jumlah armada. 

Angkutan umum kini hanya mengantar dari terminal satu menuju terminal lainnya. Sehingga, adanya Go-Jek membantu tamu-tamu atau wisatawan dalam pemenuhan kebutuhan transportasi selama berada di Bali.

“Di Bali angkutan umum armadanya menurun. Cuma ada dari terminal ke terminal. Jadi ada Go-Jek di Bali sangat membantu tamu-tamu. Istri anak saya juga pengguna transportasi online,” ujarnya.

(*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved