Tangis Gunik Pecah Dipelukan Istri dan Anak, Terima Hukuman 7 Tahun Akibat Habisi Nyawa Tentara

Tangis Gunik Pecah Dipelukan Istri dan Anak, Terima Hukuman 7 Tahun Akibat Habisi Nyawa Tentara

Tangis Gunik Pecah Dipelukan Istri dan Anak, Terima Hukuman 7 Tahun Akibat Habisi Nyawa Tentara
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Tangis Gunik Pecah Dipelukan Istri dan Anak, Terima Hukuman 7 Tahun Akibat Habisi Nyawa Tentara 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Tangis haru I Nyoman Triantika Subandi Awantara alias Gunik (36) pecah di Pengadilan Negeri Singaraja, Kamis (1/8/2019).

Pelaku pembunuhan mantan anggota TNI ini tak kuasa menahan sedih, saat petugas membuka borgol, dan mengizinkannya untuk menggendong kedua buah hatinya.

Gunik menjalani sidang pembacaan putusan, yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Ni Luh Suantini.

Pembuang Bayi di Jalanan Bangli: Tak Hanya Berhubungan dengan Satu Wanita, Bayi Dicekik dan Dibekap

Istri dan keluarga besarnya turut hadir untuk memberikannya dukungan.

Sebelum sidang dimulai, terlihat Gunik beberapa kali mencium kening istri dan anak-anaknya, sembari meneteskan air mata.

Suasana haru ini turut membuat pengunjung sidang lainnya bersedih, bahkan ada yang ikut menangis.

Dua Geng Bentrok di Penjara, 16 Kepala Napi Dipenggal, Napi Gunakan Kepala Musuh untuk Bermain Bola

Dalam sidang putusan, Ketua Majelis Hakim menyebut bahwa Gunik terbukti secara sah melakukan tindakan pidana, merampas nyawa orang lain.

Untuk itu, pria asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini pun divonis tujuh tahun penjara.

"Terdakwa secara sah melakukan tindakan pidana dengan sengaja merampas nyawa orang lain. Dijatuhkan pidana terhadap terdakwa I Nyoman Triantika Subandi Awantara alias Gunik, dengan pidana penjara selama tujuh tahun. Menetapkan agar terdakwa tetap berada di dalam  tahanan," kata Ketua Majelis Hakim Suantini.

Mobil Xenia Putih Terjebak di Kuburan, Sopir Tidur di Nisan hingga Pagi Hari, Disangka Rumahnya

Putusan ketua majelis hakim ini diterima dengan lapang dada oleh terdakwa gunik. 

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved