Bisnis “Kotor” Wayan Suamba Beromzet Rp 28 Juta, Dirikan  Pusat Pembibitan Tanaman Hortikultura

berbeda dengan I Wayan Suamba, pemuda asal Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar. Omzet hasil usahanya tidak main-main, bahkan mencapai Rp 28 Juta

Bisnis “Kotor” Wayan Suamba Beromzet Rp 28 Juta, Dirikan  Pusat Pembibitan Tanaman Hortikultura
Tribun Bali/Alfianus
I Wayan Suamba di antara tanaman hasil pembibitannya di Desa Kerta, Payangan, Gianyar. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR -- Saat sebagian besar anak muda enggan menjadi petani karena takut kotor dan dianggap kurang keren, berbeda dengan I Wayan Suamba, pemuda asal Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar.

Omzet hasil usahanya tidak main-main, bahkan mencapai Rp 28 Juta per bulan.  

I Wayan Suamba meneropong bisnis budidaya pertanian dari sudut pandang lain yang jarang dilihat orang kebanyakan.

Penampilannya yang sederhana, rendah hati, dan murah senyum membuat sosok ini pantas untuk dikagumi.

Di usianya yang baru 28 tahun, ia sukses meraih omzet puluhan juta rupiah setiap bulan dari usahanya itu.

Ditemui di kediamannya, Suamba, begitu dia akrab disapa, berbagi kisah suksesnya membangun bisnis “kotor” ini kepada Tribun Bali.

Saat berkunjung ke sana, kita akan disambut kabut tipis khas daerah dataran tinggi dengan suhu udara mencapai 18 derajat celcius.

Di sana tersimpan harta karun yang luar biasa besarnya.

Di sisi kiri dan kanan jalan menuju Desa Kerta, mata anda akan dimanjakan oleh  keindahan hamparan lahan pertanian milik warga setempat.

Di sanalah Suamba membangun bisnisnya yang diberi nama Tunas Dewata Nursery.

Halaman
123
Penulis: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved