Kronologi Ketut Cerana Ditemukan Tak Bernyawa di Danau Batur, Diduga Sengaja Tenggelamkan Diri

Namun setelahnya, petani asal Banjar Beluhu, Desa Suter, Kintamani itu justru ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kronologi Ketut Cerana Ditemukan Tak Bernyawa di Danau Batur, Diduga Sengaja Tenggelamkan Diri
Istimewa
Jenazah Ketut Cerana pasca dievakuasi dari Danau Batur, Kintamani, Bangli, Rabu (31/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI -- Ketut Cerana (55) pamit dengan alasan menjenguk istri di RSUD Bangli.

Namun setelahnya, petani asal Banjar Beluhu, Desa Suter, Kintamani itu justru ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Dugaan sementara, ia menenggelamkan diri di Danau Batur karena mengalami depresi.

Jenazah Ketut Cerana ditemukan Rabu (31/7) sekitar pukul 21.00 Wita.

Ini bermula dari rasa curiga Nengah Terus (40) saat mendapati kakaknya pamit ke RSUD Bangli pukul 15.30 Wita.

Namun Ketut Cerana tidak mengenakan helm dan tidak membawa dompet.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi menjelaskan, alasan Ketut Cerana ke RSUD Bangli karena istrinya sedang dirawat akibat penyakit jantung.

Berdasarkan keterangan dari saksi , lanjut AKP Sulhadi, Cerana sebelumnya juga sempat menjenguk istrinya dan pulang pada Rabu (31/7) pukul 08.00 Wita.

"Ketika pulang ke rumah, korban tidak menunjukkan perilaku aneh. Bahkan ia tetap menjalankan aktivitas seperti hari-hari biasa. Memberi makan ternak dan pergi ke kebunnya. Hingga pukul 15.30 Wita itulah, korban pergi meninggalkan rumah dengan alasan kembali menjenguk istrinya," ungkap dia.

Karena merasa curiga, Nengah Terus akhirnya menelpon anak korban yang bernama Wayan Kertayasa yang saat itu masih berada di RSUD Bangli.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved