Pelayanan Forensik RSUD Bangli Belum 100 Persen

RSUD Bangli belum bisa melakukan proses autopsi secara mandiri meski telah memiliki ruang instalasi forensik

Pelayanan Forensik RSUD Bangli Belum 100 Persen
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
FORENSIK - Suasana di depan Instalasi Forensik RSUD Bangli, Kamis (1/8/2019). RSUD Bangli belum bisa memberikan pelayanan forensik 100 persen untuk kasus-kasus spesfik. Pelayanan Forensik RSUD Bangli Belum 100 Persen 

Pelayanan Forensik RSUD Bangli Belum 100 Persen

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - RSUD Bangli belum bisa melakukan proses autopsi secara mandiri meski telah memiliki ruang instalasi forensik.

Seperti saat penemuan jenazah bayi di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut proses autopsi harus dilakukan di RSUP Sanglah.

Kepala Instalasi Forensik RSUD Bangli, Ida Bagus Udayana tidak memungkiri instalasi forensik di RSUD Bangli belum bisa memberikan pelayanan forensik 100 persen.

Khususnya terhadap kasus yang bersifat spesifik lantaran masih kekurangan alat maupun fasilitas penunjang. Sebab itu, kegiatan forensiknya masih perlu rujukan ke RSUP Sanglah.

“Tergantung juga kasusnya, dugaan kematiannya seperti apa. Kalau memang kasusnya spesifik atau khusus, ya memang itu sebaiknya dilakukan di (RSUP) Sanglah. Seperti kasus penemuan jenazah bayi, itu kasusnya tergolong mengkhusus dan ada beberapa pemeriksaan yang memang tidak bisa dilakukan di RSUD Bangli,” jelasnya, Kamis (1/8/2019).

Instalasi forensik di RSUD Bangli sejatinya sudah ada sejak tahun 2015 lalu. Pada tahun yang sama, pihak RSUD Bangli juga bekerjasama dengan RSUP Sanglah.

Kata Udayana, tujuan utama keberadaan forensik di RSUD Bangli adalah untuk memberikan pelayanan khususnya di wilayah Bali Timur.

Secara umum, Udayana menjelaskan bahwa kegiatan forensik sudah bisa dilakukan oleh pihak RSUD Bangli.

Terlebih 70 hingga 80 persen kebutuhan forensik, baik dari segi alat hingga tenaga, RSUD Bangli terbilang sudah mumpuni.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved