Dilaporkan Terkait Dugaan Penyebaran Video Porno, Hotman Paris Mengaku HP-nya Hilang di Kuta

Pengacara Farhat Abbas melaporkan pengacara fenomenal Hotman Paris atas dugaan menyebarkan video porno melalui akun sosial media instagram

Dilaporkan Terkait Dugaan Penyebaran Video Porno, Hotman Paris Mengaku HP-nya Hilang di Kuta
Warta Kota/Nur Ichsan
Hotman Paris Hutapea 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Pengacara Farhat Abbas melaporkan pengacara fenomenal Hotman Paris atas dugaan menyebarkan video porno melalui akun sosial media instagram @hotmanparisofficial ke Polda Metro Jaya, Jumat (2/8).

Menanggapi pelaporan yang dilakukan oleh Farhat Abbas, Hotman mengatakan bahwa handphone miliknya telah hilang di salah satu club di daerah Petitenget, Kuta, Badung, Bali.

“HP yang hilang nggak tahu apa isinya sesudah hilang! Dua jam sesudah hilang sudah buat surat keterangan hilang agar bisa blokir di Grapari dan sudah blokir,” tutur Hotman kepada Tribun Bali.

Ia menegaskan bahwa dalam handphone-nya tidak pernah lihat ataupun ada menyimpan video aneh.

“Kalau sesudah hilang mana aku tahu. Mana ada pengacara pintar buat video porno di IG-nya?” ungkapnya.

Lebih lanjut pengacara asal Sumatera Utara ini menyampaikan nomor seluler yang ada di handphone-nya itu sudah diblokir di Grapari Telkomsel pada tanggal 29 Juli 2019 dan sudah meminta no baru.

“Handphone sudah seminggu hilang! Ini ada oknum fitnah! Aku saja nggak pernah lihat video yang dimaksud! Yang jelas bukan Hotman dalam video karena Hotman punya otak!,” tegas Hotman.

Surat keterangan kehilangan handphone itu pun sudah dikeluarkan Polsek Kuta Utara tanggal 28 Juli 2019 sekira pukul 02.00 Wita.

Dari informasi yang didapatkan benar adanya bahwa Hotman Paris telah melaporkan kehilangan handphone di sekitar Jalan Petitenget Kuta Utara.

Ini berdasarkan laporan polisi no : STPL/2899/VII/2019/Bali/Res.Badung/Sek Kuta.

Yang dilaporkan hilang adalah handphone merk iPhone XSMax beserta sim card-nya.

Kapolsek Kuta Utara, AKP I Gede Putu Dewa Anom Danujaya membenarkan bahwa Hotman Paris telah melaporkan kehilangan handphone-nya.

“Benar setelah dicek dia pernah melaporkan kehilangan handphone dan simcard di seputaran Jalan Petitenget,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa laporan tersebut hanya digunakan untuk pengurusan kembali nomor handphone yang hilang ke Grapari.

“Sesuai laporan kehilangannya itu di seputaran Jalan Petitenget Kuta Utara,” ujar AKP Dewa Anom. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved