Iseng dan Menghibur, Ini Tujuan Utama Pemuda Banjar Wangaya Kelod dan Titih Pamerkan Barong Bangkung

mereka menampilkan kesenian bukan semata-mata untuk menghibur warga, namun juga untuk melestarikan budaya Bali.

Iseng dan Menghibur, Ini Tujuan Utama Pemuda Banjar Wangaya Kelod dan Titih Pamerkan Barong Bangkung
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI Penampilan topeng monyet dan barong bangkung oleh Banjar Titih di Lapangan Puputan Badung, Sabtu (3/8/2019). 

Iseng dan Menghibur, Ini Tujuan Utama Pemuda Banjar Wangaya Kelod Pamerkan Barong Bangkung

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekumpulan anak muda Banjar Wangaya Kelod membuat heboh warga seputaran Lapangan Puputan Badung, Sabtu (3/8/2019).

Mereka menampilkan aksi barong bangkung sebagai teradisi budaya Bali.

Agus Ariwibawa (15) mengatakan, mereka menampilkan kesenian bukan semata-mata untuk menghibur warga, namun juga untuk melestarikan budaya Bali.

Bandara Soekarno-Hatta Dalam Riset, Delay Tertinggi di Seluruh Dunia

Saldo Rp 0, Pria Ini Bisa Transkasi Hingga Rp 1,7 Miliar dari ATM Milik Bank BUMN

Hotman Paris: Kalau Ada yang Bisa Buktikan Hotman di Video Porno, Saya Kasih Rp 10 Miliar

"Kami di sini iseng-iseng aja awalnya. Sudah biasa di sini tampil waktu Kuningan sama Galugan, ya selain untuk hiburan. Kita kan juga harus melestarikan budaya. Biar gak di rumah aja main mobile legend," ujarnya sambil tersenyum.

Mereka beranggotakan puluhan anak muda, dengan menggunakan baju putih khas adat Bali sontak membuat orang-orang berkumpul.

Saat gamelan dan alunan gong ditabuh, anak-anak hingga orang dewasa menghampiri rombongan barong.

Mereka semua tampak terhibur dengan aksi-aksi lucu yang ditampilkan anak muda itu.

Tidak sendirian, Banjar Titih juga melakukan hal yang sama.

Mereka menampilkan topeng monyet dan barong bangkung. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved