Para Calon Siapkan Kelengkapan Administrasi, Jelang Pemilihan Perbekel di 21 Desa Seluruh Karangasem

Sebanyak 21 dari 78 desa di Karangasem akan menggelar pemilihan perbekel (pilkel) serentak pada 24 November 2019 mendatang

Para Calon Siapkan Kelengkapan Administrasi, Jelang Pemilihan Perbekel di 21 Desa Seluruh Karangasem
Tribun Bali/I Made Argawa
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Proses penghitungan suara pemilihan perbekel serentak di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali. Para Calon Siapkan Kelengkapan Administrasi, Jelang Pemilihan Perbekel di 21 Desa Seluruh Karangasem 

Para Calon Siapkan Kelengkapan Administrasi, Jelang Pemilihan Perbekel di 21 Desa Seluruh Karangasem

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Sebanyak 21 dari 78 desa di Karangasem akan menggelar pemilihan perbekel (pilkel) serentak pada 24 November 2019 mendatang. Masa jabatan perbekel di 21 desa akan habis akhir tahun 2019 ini.

Rinciannya, di Kecamatan Karangasem ada satu desa, Bebandem lima desa, Selat lima desa, Rendang empat desa, Manggis dua desa, Abang dua desa, dan Kecamatan Kubu ada dua desa.

"Sekarang tahapannya masih pendataan daftar pemilih, 5 Agustus 2019 pendaftaran calon perbekel. Setelah itu peneilitian dokumen dan berkas, masa penjaringan. Akhir bulan Agustus penetapan calon," ujar Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat serta Desa (DPMD) Karangasem, Gede Kaneka Setiawan, Jumat (2/8/2019).

Ia mengatakan, pemilihan perbekel dianggarkan oleh Pemkab Karangasem dan desa.

Pemkab hanya menganggarkan Rp 1 miliar untuk 21 desa, meliputi pengadaan kertas suara, bilik suara, alat serta perlengkapan pencoblosan, dan honor untuk panitia pilkel baik dari kabupaten maupun desa.

Untuk anggaran dari desa biasanya dipakai untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Nominal dananya tergantung jumlah petugas setiap desa.

"Anggaran ini kami usulkan di APBD Induk 2019. Untuk prosesnya tidak ada masalah. Masih berjalan lancar," ungkap Kaneka.

"Untuk pakaian pelantikan perbekel juga dianggarkan desa. Awal tahun 2020 perbekel terpilih akan dilantik. Tahapannya sudah dirancang oleh panitia kabupaten dan telah disepakati," sambung dia.

Untuk diketahui, warga yang ingin mencalonkan perbekel saat ini sedang mencari surat sebagai syarat utama. Seperti surat keterangan WNI, surat keterangan sehat, dan sebagainya.

Sebab pendaftaran calon dibuka 5 Agustus dan ditutup 13 Agustus 2019. Sedangkan panitia kabupaten mulai persiapkan bahan untuk pilkel.

Tahun depan, jumlah desa yang menggelar pemilihan perbekel serantak bertambah dibanding tahun sekarang.

Sebab saat tahun 2016 jumlah desa yang menggelar pilkel sebanyak 45 desa. Tersebar di delapan kecamatan di Karangasem.

(*) 

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved