Pria di Karangasem Lakukan KDRT pada Istri dan Ketiga Anaknya, LPA Bali Angkat Bicara

Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Bali, Titik Suhariati mengungkap bahwa pelaku mulai memukuli korban, PSM, sejak ia berusia 2 tahun

Pria di Karangasem Lakukan KDRT pada Istri dan Ketiga Anaknya, LPA Bali Angkat Bicara
Tribun Bali/Noviana Windri
Konferensi pers Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali berkaitan dengan kasus KDRT berat terhadap korban PSM (11 thn) asal manggis, Karangasem, di Kantor Dinas Sosial Provinsi Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Jumat (2/8/2019). Pria di Karangasem Lakukan KDRT pada Istri dan Ketiga Anaknya, LPA Bali Angkat Bicara 

Pria di Karangasem Lakukan KDRT pada Istri dan Ketiga Anaknya, LPA Bali Angkat Bicara

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akibat perbuatan keji ayah kandungnya, PSM (11) bocah lelaki asal Karangasem kini harus dirawat di RSUP Sanglah.

Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan pelaku berinisial IKA (33) ini terungkap setelah seorang warga konsultasi ke LPA Provinsi Bali pada Kamis (25/7/2019) malam.

Terhitung sejak Jumat (2/8/2019) kemarin, pelaku IKA telah ditetapkan sebagai tersangka di Polres Karangasem.

Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali, Titik Suhariati mengungkap bahwa pelaku mulai memukuli korban, PSM, sejak ia berusia 2 tahun. Dan istri pelaku, IAS awalnya menolak untuk melaporkan perbuatan keji suaminya.

"Istrinya ini awalnya tidak mau melaporkan. Karena alasannya berat untuk melaporkan, takut dan lain sebagainya. Karena diceritakan setiap saat sebelum kami mendampingi itu, istrinya diteror harus mengatakan kalau korban ini jatuh," jelasnya.

Pelaku tidak mau mengakui perbuatan kejinya. Bahkan lebih lanjut, dijelaskan, pelaku juga mengajak adiknya dan 1 orang tetangga untuk ikut mengatakan bahwa korban terjatuh.

"Kemudian dilakukan visum pada 26-30 Juli 2019. Dari hasil visum ternyata tidak bisa menyebutkan spesifik bahwa luka akibat pukulan benda tumpul. Karena ternyata tulang korban ini juga rapuh," paparnya.

Tak hanya ketiga anaknya, bahkan istrinya pun juga menjadi sasaran perbuatan keji pelaku.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved