Korban Tewas Akibat Gempa Lima Orang, Dapat Santunan Rp 15 Juta per Jiwa

Korban meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di Banten, Jumat (2/8) sebanyak lima orang.

Korban Tewas Akibat Gempa Lima Orang, Dapat Santunan Rp 15 Juta per Jiwa
Pixabay
Ilustrasi gempa bumi-Gempa bumi berkekuatan magnitudo M 7.5 mengguncang wilayah Kokopo, Papua Nugini pada Selasa (14/5/2019) malam. Gempa berpotensi menimbulkan tsunami. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Korban meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di Banten, Jumat (2/8) sebanyak lima orang.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo membenarkan korban bertambah dari empat menjadi lima orang.

"Data terakhir, korban meninggal dunia ada lima orang," ucap Agus Wibowo di Graha BNPB, Pramuka, Jakarta, Sabtu (3/8).

Berikut data kelima korban meninggal dunia. Sa'in (40) warga Desa Ujung Jaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang. Korban alami kepanikan di kebun saat gempa.

Rasinah (48) warga Kabupaten Lebak meninggal dunia karena kaget dan lari keluar rumah akan tetapi setelah di luar rumah, penyakit jantungnya kambuh. Korban tidak sadarkan diri. Setelah diperiksa, ternyata Sarinah sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Salam (95) warga Kampung Bayah Desa Bayah Kecamatan Bayat, Kabupaten Lebak meningga dunia saat dibawa mengungsi ke tempat aman. H Ajay (58) warga Kampung Tugu Desa Cikahuripan, Kabupaten Sukabumi. Korban terpeleset saat mengungsi di rumah kerabat. 

Korban kelima bernama Ruyani (35) warga Desa Mekarmukti Kecamatan Waluran, korban terkena serangan jantung  saat gempa susulan.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan ada korban meninggal akibat gempa yang mengguncang Banten Sabtu (2/8) malam.  Mensos mengatakan, pemerintah akan memberikan santunan kepada ahli waris korban yang meninggal.

Santunan bernilai Rp 15 juta per jiwa. "Mereka akan kami beri santunan ahli waris. Nilainya Rp 15 juta akan kami berikan ke anggota keluarga terdekat," tutur Mensos  saat meninjau warga terdampak gempa di Desa Sinar Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (3/8).

Gempa bumi menggoyang Provinsi Banten dan sekitarnya  pukul 19.03 WIB, Jumat (2/8). Titik gempa berada di 147 kilometer barat daya Sumur, Banten.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved