Sponsored Content

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Sakenan

Serangkaian Karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung Madulur Antuk Pamlehpeh Segara di Pura Sakenan

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Sakenan
istimewa
Serangkaian Karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Sakenan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Serangkaian Karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung Madulur Antuk Pamlehpeh Segara di Pura Sakenan yang mana Puncak Karya jatuh pada Rahina Suci Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Upacara Bhakti Penganyar bersama jajaran OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Bhakti Penganyar Pemkot Denpasar dihadiri Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny Antari Jaya Negara serta pimpinan dan staff OPD serta pamedek yang tangkil di Pura Sakenan, pada Minggu (4/8/2019).

Sejak pagi tampak silih berganti para pemedek sudah memadati area Pura Sakenan.

Rangkaian Upacara Karya bhakti Penganyaran diawali dengan sesolahan Tari Rejang Renteng, Tari Baris Tombak , Tari Topeng Panglemenbar, Topeng Penasar serta Topeng Sidhakarya.

Iringan suara genta dipadukan dengan merdunya lantunan kidung, Wayang Lemah dan suara gambelan menambah khidmat puncak karya yang digekar setiap 10 tahun sekali yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Ngurah Telaga , Ida Pedanda Putra Bangun, dan Ida Pedanda Budha Jelantik Giri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara turut berbaur bersama masyarakat untuk melaksanakan bhakti persembahyangan bersama.

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara usai persembahyangan mengatakan bahwa pelaksanaan Bhakti Penganyaran ini dilaksanakan Pemkot Denpasar sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat, serta diharapkan kepada masyarakat khususnya Kota Denpasar untuk tetap menjaga keharmonisan alam serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, utamanya adalah sampah plastik.

Panglingsir Puri Kesiman yang juga Pangempon Pura, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana didampingi Prawartaka Karya, Ida Bagus Gede Pidada saat diwawancarai disela Puncak Karya menjelaskan bahwa pada Hari Suci Kuningan ini, Pujawali di Pura Dalem Sakenan bertepatan dengan Eka Dasa Warsa. Dimana, setiap 10 tahun sekali. Kali ini Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penganyar.

Selanjutnya dikatakan oleh Ida Bagus Pidada, Sebelum memasuki Puncak Karya, seluruh rangkaian Karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung di Pura Dalem Sakenan telah dimulai pada Minggu (28/7/2019) yang diawali dengan Ngingsah, Melaspas dan Mecaru Panca Kelud, dilanjutkan pada Rabu (31/7/2019) dengan upacara Melasti, Mendak Agung dan Mendak Siwi, pada Kamis (1/8/2019) dilaksanakan upacara Mapepada Karya, pada hari Sabtu (3/8/2019) Nemoning Rahina Saniscara Wuku Kuningan dilaksanaka puncak karya dan hari ini dilaksanakan Bhakti Penganyar oleh Pemkot Denpasar, dilanjutkan Kecamatan Denpasar Timur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kecamatan Denpasar Barat dan Kecamatan Denpasar Utara.

Sedangkan Bhakti penyineb dilaksanakan oleh Pemkab Badung pada Sabtu (10/8/2019) mendatang.

Halaman
12
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved