Sudikerta Sembahyang  Bersama Tahanan Lainnya di Pura Padma Sari Lapas Kerobokan Badung

Mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta sembahyang bersama ratusan tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kerobokan

Sudikerta Sembahyang  Bersama Tahanan Lainnya di Pura Padma Sari Lapas Kerobokan Badung
Tribun Bali/Rizal Fanany
DASA WARSA KARYA - Umat Hindu melaksanakan persembahyangan dan menggelar Tari Baris pada hari Raya Kuningan di Pura Sakenan, Denpasar, Sabtu (3/8/2019). Peringatan Kuningan di Pura Sakenan memasuki upacara 10 tahunan yang disebut Dasa Warsa Karya yang dilaksanakan salama 7 hari.   

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta sembahyang bersama ratusan tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Klas IIA Kerobokan, Badung  yang beragama Hindu di Pura Padma Sari pada hari Raya Kuningan, Sabtu (3/8).

Persembahyangan di Pura Padma Sari Lapas Kerobokan yang dipimpin  Jro Mangku Nyoman Sumakarta dimulai pukul 09.00 hingga pukul 11.30 Wita.

Selain Sudikerta hadir pula beberapa tokoh publik seperti mantan calon anggota DPD Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya,  Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra dan lainnya.  Mereka menjalani ibadah dengan khidmat.

Setelah  itu para tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kembali ke wisma dan blok  masing-masing. Tidak ada jadwal kunjungan keluarga dan kerabat pada hari raya Kuningan.

"Dari pagi melaksanakan ibadah di Pura, tadi setengah 12 sudah selesai semua ibadahnya, sekarang (WBP)  sudah masuk ke wisma," kata Kepala Keamanan Lapas Klas IIA Kerobokan, Eries Sugianto saat ditemui di Lapas tersebut,  Sabtu siang.

Eries Sugianto mengakui Sudikerta  berbaur bersama WBP lainnya. "Pak Sudikerta juga ikut ibadah bareng dengan WBP lainnya. Kita laksanakan pelayanan seperti penitipan tahanan biasa, beliau juga selesai ibadah masih di wisma atau di blok Sanur tempat WBP kasus kriminal," ujarnya.

Sugianto mengatakan, meskipun hari raya Kuningan namun  tidak ada kunjungan dari keluarga atau kerabat dekat tahanan.  "Karena bukan jam besuk, jadi tidak ada keluarga atau kerabat yang datang. Hari besuknya kan Senin sampai Jumat saja," tambahnya.

Menurut Eries Sugianto, I Ketut Sudikerta sejak masuk Lapas Kerobokan bercengkrama dengan WBP lainnya di wisma atau blok Sanur. "Di sini dia terlihat tenang. Kalau di sekitar wisma. beliau jalan sendiri gak ada pengawalan," jelasnya.

Sejauh ini belum ada kunjungan dari pihak keluarga atau kerabatnya. "Sejak dititipkan di blok Sanur, beliau belum ada kunjungan dari pihak keluarga ataupun kerabat. Ini sudah masuk hari keempat. Sekarang beliau ditempatkan di blok lansia bersama dengan tahanan yang sudah memasuki usia 50 tahun ke atas," demikian Sugianto.

Sudikerta merupakan tersangka kasus dugaan pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan akan menjalani tahanan selama 20 hari.

Halaman
123
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved